MerahPutih.com - Anggota TNI AL harus menyelam saat melakukan pembongkaran pagar laut dari bambu di Kabupaten Tangerang, Rabu (22/1).
Dari pantauan di lokasi, anggota TNI AL khususnya dari Marinir dan Kopaska terjun langsung ke laut mencabuti bambu yang terpasang. Sesekali, para prajurit itu menyelam ke dasar laut untuk mencabuti bambu yang tertancap di air yang keruh itu.
Beberapa prajurit mengaku mereka sampai menyelam ke kedalaman 6-7 meter. Mereka saling bergantian satu sama lain untuk masuk ke dalam air.
Menggunakan pelampung dan tali tambang, mereka mengikat bambu satu per satu sebelum menariknya menggunakan combat boat milik TNI AL. Sekali tarikan bisa mencabut pagar laut sepanjang 5 hingga 20 meter.
Baca juga:
Tank Amfibi LVT TNI AL Diterjunkan Bongkar Pagar Laut Tangerang
Setelah satu rangkaian bambu berhasil dicabut, petugas berpindah ke titik lain untuk melanjutkan proses serupa hingga seluruh pagar laut terangkat.
Dalam pembongkaran pagar laut ini, bahkan TNI AL menurunkan sejumlah alutsistanya, seperti unit Tank Amfibi. Tidak hanya itu, beberapa pihak terkait juga menerjunkan kapal-kapal penjaga pantai dan kapal patroli.
Pembongkaran pagar laut dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan Utama AL (Danlantamal) III Jakarta Brigadir Jenderal (Mar) Harry Indarto.
Harry menargetkan pembongkaran pagar laut kali ini mencapai 5 kilometer. Mekanisme untuk pencabutan pagar laut itu pun masih sama dengan pembongkaran yakni dengan cara menariknya menggunakan kapal. (Knu)