Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prabowo Tetapkan 20 Persen Keuntungan Koperasi Merah Putih Jadi Pendapatan Desa

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026

MerahPutih.com - Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan diarahkan untuk memperkuat perekonomian desa sehingga keberhasilan dari program tersebut diyakini akan memberikan manfaat langsung untuk pemerintah desa melalui pembagian hasil usaha.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan 20 persen keuntungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dialokasikan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes).

Nanti kalau sudah jalan, kami pasti akan maksimalkan fungsinya melalui potensi desa masing-masing. Apalagi yang dipakai kan Dana Desa, dan apalagi nanti dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes

kata Mendes PDT Yandri Susanto saat jumpa pers setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (15/7) malam.

Terkait kebermanfaatan KDKMP untuk desa, Yandri melanjutkan pemerintah desa berkepentingan untuk ikut memastikan keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca juga:

Beda Dengan Manajer, Gaji Pegawai Sesuai Pendapatan Tiap Koperasi Merah Putih

Jadi, pemerintah desa dengan segala unsurnya punya kepentingan Kopdes ini berhasil dan sukses, karena ada efek positifnya kepada desa, termasuk sisa (alokasi keuntungan, red.) yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu,

ujar Yandri.

Yandri menyampaikan ke depan potensi tiap desa akan dimaksimalkan melalui KDKMP. Jumlah desa saat ini ada sebanyak 75.266 desa. Kopdes juga akan bekerja sama dengan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa.) memastikan semua produk desa itu sesuai dengan potensinya.

Akan dipastikan bisa mendapatkan manfaat bagi para penduduk desa,

kata Yandri.

Kementerian Desa telah mengembangkan desa-desa tematik yang memiliki keunggulan di beberapa sektor, misalnya produksi jagung, ikan, dan komoditas lainnya.

Ada desa jagung, ada desa padi, ada juga desa ikan nila, desa ikan lele, desa cokelat, dan desa-desa lain. Nah ini nanti tetap Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker-nya bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa,

ujar Mendes PDT.

Presiden Prabowo Subianto pada Rabu sore sampai dengan malam hari memimpin rapat terbatas membahas dua agenda utama, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat itu diikuti oleh sejumlah menteri, pimpinan lembaga, Panglima TNI, dan direktur utama beberapa BUMN. Rapat tersebut berlangsung selama kurang lebih 4 jam.

Baca Artikel Asli