PPP: Agama dan Negara Saling Melengkapi
Jumat, 05 Januari 2018 -
MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy mengatakan, Indonesia menganut prinsip bahwa hubungan antara agama dan negara adalah saling melengkapi.
Hal itu, kata Romahurmuziy atau Romy, yang menjadikan kehidupan berbangsa dan bernegara tetap harmonis sehingga jangan ada yang merusaknya.
"Ini yang disebut mutualisme yaitu hubungan agama dan negara saling melengkapi, itu ada di Indonesia. Rumusan itu sudah dibuat sejak kemerdekaan Indonesia," kata Romy seperti dikutip dari Antara di Lampung, Jumat (5/1).
Ia menjelaskan bahwa hal itu terkait dengan adanya tiga pandangan mengenai konsep hubungan agama dan negara yang sedang ramai diperdebatkan karena itu konsep yang ideal dan sudah dijalankan adalah model mutualisme tersebut.
Menurut dia, mengapa konsep saling melengkapi itu menjadi solusi karena para ulama mau mengalah dengan menanggalkan Piagam Jakarta karena ada keberatan dari masyarakat Indonesia timur.
"Sore hari setelah proklamasi Indonesia, Bung Hatta didatangi orang dari Timur menyampaikan keberatan golongan minoritas yang intinya kalau UUD diundangkan dengan isinya Piagam Jakarta maka mereka tidak mau bergabung dengan Indonesia," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa salah satu pihak yang menghadirkan dan membuat Pancasila adalah ulama sehingga jangan ada kelompok yang ingin mengganti Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi khilafah.
Romy juga menyoroti adanya kecenderungan saat ini, atas nama agama, seorang meniadakan satu dengan lainnya, mencaci maki saudaranya khususnya melalui media sosial.
"Ini memperlihatkan bahwa semestinya medsos mendekatkan yang jauh. Namun, fenomena saat ini justru menjauhkan yang dekat," katanya. (*)