PPP: Agama dan Negara Saling Melengkapi
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy. (ANTARA FOTO/Jafkhairi)
MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy mengatakan, Indonesia menganut prinsip bahwa hubungan antara agama dan negara adalah saling melengkapi.
Hal itu, kata Romahurmuziy atau Romy, yang menjadikan kehidupan berbangsa dan bernegara tetap harmonis sehingga jangan ada yang merusaknya.
"Ini yang disebut mutualisme yaitu hubungan agama dan negara saling melengkapi, itu ada di Indonesia. Rumusan itu sudah dibuat sejak kemerdekaan Indonesia," kata Romy seperti dikutip dari Antara di Lampung, Jumat (5/1).
Ia menjelaskan bahwa hal itu terkait dengan adanya tiga pandangan mengenai konsep hubungan agama dan negara yang sedang ramai diperdebatkan karena itu konsep yang ideal dan sudah dijalankan adalah model mutualisme tersebut.
Menurut dia, mengapa konsep saling melengkapi itu menjadi solusi karena para ulama mau mengalah dengan menanggalkan Piagam Jakarta karena ada keberatan dari masyarakat Indonesia timur.
"Sore hari setelah proklamasi Indonesia, Bung Hatta didatangi orang dari Timur menyampaikan keberatan golongan minoritas yang intinya kalau UUD diundangkan dengan isinya Piagam Jakarta maka mereka tidak mau bergabung dengan Indonesia," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa salah satu pihak yang menghadirkan dan membuat Pancasila adalah ulama sehingga jangan ada kelompok yang ingin mengganti Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi khilafah.
Romy juga menyoroti adanya kecenderungan saat ini, atas nama agama, seorang meniadakan satu dengan lainnya, mencaci maki saudaranya khususnya melalui media sosial.
"Ini memperlihatkan bahwa semestinya medsos mendekatkan yang jauh. Namun, fenomena saat ini justru menjauhkan yang dekat," katanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Menko Yusril Bongkar Alasan Pemerintah Tak Mau Jadi Penengah Konflik Dualisme PPP
Obitarium Suryadharma Ali: Karier Moncer Sang Mantan Menteri Hingga Tersandung Kasus Korupsi
Jelang Muktamar Pemilihan Ketum Baru, Kader PPP Minta Ketua Majelis Partai Romahurmuziy Dievaluasi
Aksi Rommy Tawarkan Kursi Ketum ke Mentan Amran, Dikritik Elit DPP PPP
PPP Bakal Percepat Jadwal Muktamar
Plt Ketum PPP Mardiono Sambangi Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara
Tinggalkan PDIP, PPP Gabung Koalisi Indonesia Maju
PPP Tegaskan Dukung Ahmad Ali di Pilkada Sulteng
Gagal ke Senayan, Majelis PPP Desak Gelar Muktamar
Hasil Rapimnas IX PPP Fokus Menangkan Pilkada dan Konsolidasi Partai