Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Polisi Ungkap Perencanaan Matang Pelaku Pengibaran Bintang Kejora

Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 September 2019

Merahputih.com - Polisi mengendus adanya upaya kesengajaan pengibaran bendera Bintang Kejora saat demonstrasi di depan Istana Negara pada Rabu 28 Agustus 2019.

Hal ini diketahui dari pengembangan pemeriksaan enam tersangka yang telah diamankan. Sebelum aksi tersebut, para tersangka mengaku melakukan pertemuan membahas perihal pengibaran bendera bintang kejora.

Baca Juga:

Ini Alasan Mahasiswa Papua Pembawa Bendera 'Bintang Kejora' Tak Ditangkap

"Kegiatan ini (pengibaran bendera bintang kejora) sudah direncanakan dan sudah dibuktikan dengan barang bukti yang ada," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Rabu (4/9).

Sejauh ini enam orang telah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Mereka adalah Dano Tabuni, Charles Cossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, Ketua Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Surya Anta Ginting dan Wenebita Wasiangge.

Seluruh tersangka dikenakan Pasal 106 dan 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait keamanan negara.

Sejumlah elemen mahasiswa Papua mengibarkan bendera Bintang Kejora dalam aksi depan Istana Merdeka (Foto: antaranews)

Rencana mengibarkan bendera bintang kejora saat akan demo ini sendiri bahkan telah dipikirkan matang-matang yaitu telah dibicarakan selama tiga kali banyaknya dalam pertemuan. Pertemuan diinisiasi oleh salah satu tersangka dalam kasus ini yaitu Paulus Suryanta Ginting alias PSG.

Dia juga jadi penghubung dengan media asing dalam menyebar informasi terkait perencanaan pengibaran bendera tersebut. Tapi, tak dirinci soal loaksi pertemuan itu, melainkan hanya disebut di wilayah Ibu Kota.

Pelaku menyampaikan kepada media asing yang intinya untuk mengangkat isu kemerdekaan Papua dengan referendum. Pertemuan yang diinisiasi oleh tersangka PSG.

"Dia yang memimpin setiap kegiatan-kegiatan pertemuan. Jadi, sudah ada perencanaannya," kata Argo.

Seperti diketahui, bendera Bintang Kejora berkibar di Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Bendera itu dikibarkan oleh mahasiswa Papua, di tengah aksi unjuk rasa.

Baca Juga:

Pengibaran Bintang Kejora di Depan Istana Upaya Pancing Aparat Bertindak Anarkistis

Ratusan mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme itu melakukan aksi sejak pukul 12.00 WIB. Setelah menyampaikan pendapat, mereka membuka baju untuk menunjukkan simbol perlawanan dan mengibarkan tiga bendera Bintang Kejora di depan Mabes TNI dan Istana Merdeka.

Mereka kemudian berlari mengitari bendera tersebut sambil berteriak 'Papua Merdeka!' dan menyanyikan lagu 'Papua bukan Merah Putih, Papua Bintang Kejora'. (Knu)

Baca Artikel Asli