Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Polisi Kembali Periksa Kekasih Editor Metro TV

Andika Pratama - Selasa, 21 Juli 2020

MerahPutih.com - Penyidik Polda Metro Jaya sudah melakukan pemeriksaan beberapa kali kepada kekasih Yodi Prabowo bernama Suci Fitri Rohmah. Hal ini untuk menggali informasi guna mengungkap siapa pembunuh Yodi dipinggir Tol JORR Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan tambahan kepada Suci.

Baca Juga

Polri Selidiki Foto Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo dan Pengacaranya di Depan Private Jet

"Semua sudah kita lakukan pemeriksaan, makanya seperti yang saya sampaikan lagi akan dilakukan pemeriksaan tambahan," kata Yusri kepada wartawan, Senin (20/7).

Yusri menilai, pemanggilan kembali Suci untuk dimintai keterangan atas kasus Yodi sebagai hal yang wajar. Pasalnya, apabila pemeriksaan sudah dirasa cukup oleh penyidik, maka tidak akan dipanggil lagi untuk dimintai keterangan.

"Kan kalau masih kurang kan boleh kita tambah lagi," tegas dia.

Editor Metro TV Yodi Prabowo yang ditemukan tewas Jumat (10/7/2020), 11.45 WIB di Jalan Ulujami Raya, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Editor Metro TV Yodi Prabowo yang ditemukan tewas Jumat (10/7/2020), 11.45 WIB di Jalan Ulujami Raya, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Yusri juga membantah tudingan kekasih Yodi tidak kooperatif saat diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Selama ini, Suci selalu memenuhi panggilan dari penyidik yang membutuhkan informasi tambahan.

"Kita tidak pernah katakan pacarnya tidak kooperatif, tidak! Bukan itu, tetapi kalau dianggap masih kurang oleh penyidik akan dilakukan pemanggilan ulang untuk tambahan," jelas dia.

Yusri membeberkan beberapa kendala penyidik untuk mengungkap pelaku pembunuh warga Rempoa itu. Menurut Yusri kendala pertama adalah kondisi mayat Yodi, sudah membusuk karena mayat ditemukan dua sampai tiga hari paska dibunuh.

"Ya penemuan mayat ini sudah lebih dari 2 hari, bahkan hasil ini 2 atau 3 hari itu sudah di TKP (mayatnya)," ujar dia.

Kedua, adalah CCTV disekitar lokasi saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik terlihat gelap. Sehingga penyidik sedikit kesulitan siapa saja yang ada disekitar lokasi penemuan mayat pria 26 tahun tersebut.

"Ini yang membuat terkendala sedikit. Ketiga kan kena panas dan hujan tetapi terus kita lakukan pemeriksaan termasuk pisaunya ini masih kita kirim ke labfor semoga hasilnya secepatnya keluar," terang dia.

Baca Juga

CCTV Gelap, Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Terancam Tak Terungkap

Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo dipinggir Tol JORR Pesanggrahan, Jakarta Selatan pasa Jumat (10/7). Sebab, dalam kasus kemarian Yodi terdapt dua luka tusuk dibagian dada kiri dan leher. Hal ini kuat dugaan kalau Yodi dibunuh oleh seseorang yang masih misterius. (Knu)

Baca Artikel Asli