Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Piala Dunia 2026 Telah Mengubah Hidup Erling Haaland

Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026

MerahPutih.com - Piala Dunia 2026 telah mengubah hidup Erling Haaland. Hal ini dinilai langsung oleh sang pemain setelah Timnas Norwegia terhenti di perempat final.

Norwegia harus pulang setelah kalah 1-2 dari Timnas Inggris. Norwegia unggul lebih dahulu lewat gol Andreas Schjelderup (36’), sebelum Jude Bellingham mencetak 2 gol menit 45+2 dan 93’.

Semua ini terasa tidak nyata. Saya rasa turnamen ini telah mengubah saya sebagai pribadi. Saya juga merasa berkembang, bisa dibilang seperti itu,

kata Haaland di laman FIFA.

Erling Haaland tidak berkutik di dalam pertandingan. Setelah mencetak 7 gol dalam 4 pertandingan, ia tidak bisa berbuat apa-apa setelah pergerakan diredam lini belakang Inggris.

Haaland kecewa, namun mengaku bangga bisa membawa Norwegia mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia.

Baca juga:

Jadwal Piala Dunia 2026 Semi Final: Prancis vs Spanyol, Inggris vs Argentina, Cek Jam Tayang dan Live Streaming Gratis

"Sulit mencerna semua yang telah terjadi saat melihat kembali pertandingan-pertandingan yang kami jalani. Namun, rasanya sangat istimewa bisa menjadi bagian dari turnamen yang dulu hanya saya saksikan dari kejauhan, dan kini saya mengalaminya sendiri," ujarnya.

Haaland menilai perjalanan Norwegia di Piala Dunia 2026 berhasil menyatukan seluruh masyarakat negaranya dan menciptakan kenangan yang tidak terlupakan.

"Saya merasakan kebanggaan yang luar biasa. Saya benar-benar terharu ketika memikirkan betapa baiknya penampilan kami, rasa persatuan yang tercipta di Norwegia, serta semangat dan kebahagiaan yang kami rasakan, baik di rumah maupun di sini," katanya.

Timnas Norwegia di Peta Dunia

Pemain berusia 25 tahun itu yakin penampilan Norwegia, termasuk kemenangan mengejutkan atas juara dunia lima kali Brasil di babak 16 besar, telah mengubah cara dunia memandang sepak bola negaranya.

"Ini sudah menjadi tujuan saya sejak lama. Saya rasa setelah turnamen ini kami berhasil menempatkan Norwegia di peta sepak bola dunia. Sekarang tugas kami adalah mempertahankan standar itu," katanya.

Kami membuktikan bahwa kami mampu mengalahkan salah satu tim terbesar di dunia, Brasil. Pada akhirnya kami kalah dari Inggris, tetapi kami memaksa mereka bekerja sangat keras. Mungkin hasilnya saja yang bisa berbeda,

ujar Haaland menambahkan.

Haaland optimistis generasi emas Norwegia masih memiliki masa depan cerah dengan peluang tampil di Piala Dunia dan Piala Eropa berikutnya.

"Kami masih punya Piala Dunia (2030) dan Piala Eropa (2028) di depan kami. Sekarang saatnya benar-benar menunjukkan eksistensi kami. Kami memiliki generasi pemain yang luar biasa," katanya. (*)

Baca Artikel Asli