Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pesawat CASA A-2117 Skadron Udara 4 Dikerahkan Buat Operasi Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla

Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 Agustus 2026

MerahPutih.com - Pemerintah mencatat total luas karhutla di Kalimantan mencapai puluhan ribu hektare, dengan rincian 38.319 hektare di Kalimantan Barat, 8.019 hektare di Kalimantan Selatan, 7.635 hektare di Kalimantan Tengah, 2.715 hektare di Kalimantan Timur, dan 400 hektare di Kalimantan Utara.

TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat CASA A-2117 dari Skadron Udara 4 untuk memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono di Sungai Raya, Jumat, mengatakan pesawat tersebut didatangkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, untuk mendukung pelaksanaan OMC di Kalimantan Barat.

Pengerahan alutsista tersebut menjadi langkah strategis TNI AU dalam memperkuat dukungan operasi udara untuk membantu mengendalikan potensi karhutla di wilayah Kalimantan Barat,

katanya.

Baca juga:

Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan

Menurut Sidik, OMC merupakan bagian dari penanganan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika api muncul, tetapi juga mengupayakan kondisi cuaca yang mendukung pencegahan dan pengendalian karhutla.

Ia mengatakan TNI AU melalui Lanud Supadio terus mengoptimalkan berbagai kemampuan dan sarana yang tersedia untuk mendukung penanganan karhutla, termasuk melalui "water bombing" dan operasi udara.

Penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan sinergi. TNI AU melalui Lanud Supadio akan terus mengoptimalkan seluruh kemampuan yang kami miliki, baik melalui 'water bombing', OMC maupun dukungan operasi udara menggunakan pesawat CASA A-2117,

katanya.

Pesawat CASA A-2117 dari Skadron Udara 4 digunakan untuk mendukung pelaksanaan OMC melalui penyemaian bahan semai pada awan yang memenuhi persyaratan guna meningkatkan peluang terjadinya hujan.

Kehadiran pesawat tersebut menambah kekuatan operasi udara dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat yang sebelumnya telah didukung patroli udara, "water bombing", dan OMC.

Baca Artikel Asli