Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Angga Yudha Pratama - 2 jam, 12 menit lalu

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data resmi mengenai potensi curah hujan tinggi periode 7 hingga 10 Juli 2026. Sejumlah wilayah bahkan masuk dalam kategori siaga bencana akibat peningkatan intensitas air langit ini.

Masyarakat dan para pemangku kepentingan harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pemicu bencana hidrometeorologi,

tulis BMKG melalui keterangan resmi.

Peta Sebaran Wilayah Siaga dan Angin Kencang

Baca juga:

BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bavi, Hujan Lebat Berpotensi Meluas di Sejumlah Wilayah

Kondisi atmosfer Indonesia saat ini menunjukkan dominasi hujan ringan hingga lebat.

Masyarakat perlu mengantisipasi dampak buruk seperti genangan air, sambaran petir, dahan pohon tumbang, hingga papan reklame roboh akibat hembusan angin kencang.

Ilustrasi.

Rincian data wilayah berpotensi terdampak cuaca ekstrem menurut BMKG:

Panduan Keselamatan Pengendara dan Aktivitas Luar Ruangan

Pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan konsentrasi penuh selama perjalanan. Hujan lebat disertai kilat berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya.

BMKG melarang keras warga berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh saat badai berlangsung.

Bagi wilayah luar zona hujan masuk periode peralihan atau musim kemarau, kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu secara mendadak.

Baca juga:

Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus

Sinar matahari terik pada siang hari menuntut penggunaan tabir surya demi melindungi kulit dari paparan langsung.

“Musim kemarau dan periode peralihan bukan berarti tidak ada hujan sama sekali,” tulis BMKG.

Baca Artikel Asli