Merahputih.com - Pep Guardiola memang sudah resmi meninggalkan Manchester City musim lalu untuk rehat sejenak dari dunia yang telah membesarkan namanya. Meski sukses memberikan 20 trofi sepanjang masa keemasan The Citizens, perjalanan Pep Guardiola tak melulu manis.
Borok di balik ruang ganti Manchester City justru mendadak terbongkar lewat seri dokumenter lansiran Prime Video berjudul 'A Beautiful Obsession'.
Baca juga:
FIGC Buka Peluang Pengecualian, Siap Penuhi Gaji Pep Guardiola
Momen Paling Kelam di Ruang Ganti Etihad

Salah satu drama paling menyakitkan dalam karier Pep Guardiola melibatkan bek andalannya sendiri, Kyle Walker.
Perselisihan hebat ini meletus pada 2024, tepat setelah Manchester City berlutut 0-2 di markas Liverpool, Anfield. Hasil buruk tersebut memperpanjang tren negatif terparah sepanjang era Guardiola di Manchester.
Walker, yang baru didapuk sebagai kapten menggantikan Ilkay Gündogan, malah terlibat adu mulut hebat dengan Guardiola saat sesi evaluasi video.
Bencana berawal saat Ruben Dias kehilangan bola. Walker memang sempat merebutnya kembali, namun bola justru diserobot Luis Díaz hingga berbuah hadiah penalti untuk Liverpool.
Guardiola yang menguliti kesalahan itu di depan seluruh skuad membuat temperatur ruang ganti mendadak mendidih.
Dialog Panas yang Menghancurkan Hubungan

Menukil laporan Mundo Deportivo, ketegangan antar Pep Guardiola-Kyle Walker pecah dalam adu argumen yang terbilang cukup brutal:
Saya cuma merespons kesalahan pemain lain!,
Walker: Guardiola: "Kamu tidak paham tujuannya, Kyle," Walker: (Dengan nada tinggi) "Kalau nama saya terus-menerus disudutkan di tiap rapat, situasi ini bakal makin runyam! Anda pasti dapat respons seperti ini!," Guardiola: "Mungkin karena kamu itu seorang kapten," Walker: "Dari awal Anda memang tidak pernah ingin saya jadi kapten! Saya cuma berusaha mengamankan bola dari pemain lain, tapi Anda malah menyudutkan saya!,"
Akhir Pahit Sang Kapten dan Kekecewaan Guardiola
Buntut dari bentrok verbal tersebut membuat hubungan keduanya retak permanen. Tak butuh waktu lama, Walker langsung mengemas koper untuk bertolak ke Italia dan bergabung dengan AC Milan dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari.
Baca juga:
Pep Guardiola Resmi Tolak Kursi Pelatih Tim Nasional Italia, Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terkuat
Pep Guardiola Resmi Tolak Kursi Pelatih Tim Nasional Italia, Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terkuat
Prahara ini menyisakan luka mendalam bagi Pep Guardiola. Sebelum laga meladeni Chelsea pada Januari, pelatih asal Katalunya itu meluapkan kekecewaannya di hadapan tim:
-
Penyesalan Pep: Kekecewaan mendalam atas sikap Walker yang dinilai tidak mengomunikasikan masalahnya secara langsung.
-
Kritik Peran Kapten: Guardiola merasa seorang kapten seharusnya tidak hengkang di tengah situasi tim yang sedang terpuruk.
-
Komitmen Tim: Menurut Pep, dalam situasi paling sulit sekalipun, skuad harusnya memegang prinsip untuk berjuang mati-matian bersama hingga akhir.