MerahPutih.com - PSM Makassar resmi memperkenalkan Eero Markkanen sebagai penyerang baru untuk kompetisi Liga 1 musim 2019, pada Senin (14/1).
Bomber asal Finlandia itu ditransfer dari klub Swedia, Dalkurd FF dengan banderol 300 ribu euro (setara Rp 4,8 miliar). Harga yang tergolong mahal bagi sosok legiun asing.
Markkanen sempat bergabung dengan Real Madrid B di Segunda Division B atau kasta ketiga di sistem Liga Spanyol. Pada Juli 2014, ia diumumkan sebagai rekrutan baru. Eero Markkanen mendapatkan kontrak berdurasi empat musim dengan bayaran 2,5 juta euro. Sebelumnya, ia membela klub Swedia AIK dengan catatan 14 penampilan dan enam gol.
Saat itu, Real Madrid Castilla ditangani oleh Zinedine Zidane. Kehadiran Eero Markkanen diharapkan membantu Real Madrid Castilla untuk promosi ke Segunda Division atau kasta kedua.
Managing Madrid melaporkan pada 2017, bahwa perekrutan Eero Markkanen merupakan kesalahan pertama Zinedine Zidane dalam karier sebagai pelatih terutama di Real Madrid. Perekrutan Eero Markkanen dianggap sebagai sesuatu yang aneh dan diyakini akan terus membayangi Zinedine Zidane.
Total dua gol dibuat striker kelahiran 3 Juli 1991 itu dalam 10 kali penampilan bersama Real Madrid Castilla. Catatannya dianggap di bawah rata-rata untuk seseorang pemain yang ingin bermain di tim utama.
Namanya sempat masuk dalam daftar 25 pemain Real Madrid untuk Liga Champions, namun tidak tampil.
Karier Eero Markkanen di Real Madrid belum genap setahun. Ia diumumkan selesai bersama Real Madrid pada Agustus 2015 lewat pembatalan kontrak.
Sebelum cabut, persoalan membayangi Eero Markkanen. Ia dianggap kelebihan berat badan hingga 18 kg ketika masuk kamp pelatihan.

Eero Markkanen membalas kritik dengan foto di akun Twitter-nya. Foto dengan wajah bengkak di bagian leher ditambah dengan pesan berbunyi Lenkille lahdossa, yang berarti selamat tinggal karier.
Unggahan Eero Markkanen dianggap sebagai bentuk cemoohan terhadap kritik, yang juga dinilai sebagai ejekan kepada Real Madrid. (*/Bolaskor)