MerahPutih Bisnis - Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS) tadi pagi dibuka menguat setelah kemarin melemah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik menguat rupiah pada hari ini.
Darmin mengatakan penguatan rupiah itu disebabkan banyak faktor salah satunya sitasi global dan situasi dalam negeri.
"Paling tidak menguatnya rupiah hari ini sangat baik karena membuat pengaruh kepada optimisme pasar," kata Darmin saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinasi Bidang Prekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (11/2).
Darmin menambahkan dari hasi data mengenai data pertumbuhan ekonomi baik dari data kita kuartal keempat dan hal ini membuat optimisme pasar modal.
"Kemudian pemerintah terus mengeluarkan, menyempurnakan kebijakan melalui paket deregulasi semuanya digabungkan untuk membangun optimisme.
Di lokasi yang berbeda, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menjelaskan faktor eksternal dan internal saat ini sedang memasuki situasi yang bagus.
"Karena di antara banyak emerging economy, Indonesia dianggap manajemen makro ekonominya relatif prudent dan stabil. Kita juga gak terlalu terekspose dengan turunnya harga minyak. Jadi itu berpengaruh terhadap pada penguatan semua tidak hanya rupiah, variabel mikro kita," jelas Bambang.
Bambang berjanji akan terus menjaga kestabilan rupiah agar perekonomian Indonesia semakin maju.
"Ya ada pokoknya kita jalankan dan paling penting menjaga stabilitas makro dari sisi fiskal," pungkas Bambang. (Abi)
BACA JUGA: