Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Penggunaan Tinta Kunyit di TPS Benda Kerep Cirebon bagian Melestarikan Tradisi

Frengky Aruan - Rabu, 14 Februari 2024

MerahPutih.com - Tinta dari kunyit menjadi pilihan sebagai penanda seseorang sudah memberikan hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Tinta ini dipakai di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kampung Benda Kerep, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Tinta dari kunyit dipilih untuk melestarikan tradisi unik. Hal ini juga disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon Mardeko di Cirebon, Rabu (14/2).

Penggunaan tinta kunyit di kampung itu menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat yang masih dirawat hingga sekarang.

Baca Juga:

'Raja Dangdut' Rhoma Irama Bertitah, Presiden Baru Harus Taat Konstitusi

Secara aturan, katanya, pemakaian tinta kunyit ini diperbolehkan karena pihaknya juga menyediakan logistik tersebut sehingga warga di Kampung Benda Kerep mau mencoblos surat suara di TPS.

“Pada prinsipnya ini menjadi kearifan lokal, karena masyarakat percaya kalau tinta kunyit ini tidak menghalangi air wudhu,” katanya dikutip dari Antara.

Menurut dia, tinta kunyit menjadi ciri khas TPS di Kampung Benda Kerep yang membuat suasana pemungutan suara pemilu kali ini sangat berbeda dibanding lokasi lain di Kota Cirebon.

Mardeko menyampaikan, lokasi pemungutan suara yang memakai tinta kunyit itu yakni TPS 65, TPS 66 dan TPS 75 dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) lebih dari 600 orang.

"Kami yakin dengan adanya kearifan lokal ini pemilih di sini (Kampung Benda Kerep) akan memberikan hak suara di TPS,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TPS 65 Kampung Benda Kerep Bagus Ridwan menilai warga di daerahnya antusias menggunakan hak pilih di TPS, karena KPU Kota Cirebon memperbolehkan pemakaian tinta kunyit.

Bagus menuturkan, tinta kunyit ini tidak hanya menjadi tradisi lokal, namun juga contoh nyata kalau KPU mengakomodasi keinginan warga untuk memeriahkan pesta demokrasi di Kota Cirebon.

“Keunikan ini memberikan nuansa tradisional yang begitu kental dalam pemungutan suara di sini. Apalagi ini menjadi identitas budaya lokal pada pemilihan kali ini,” imbuhnya.

Baca Juga:

Warga Joglo Dijemput Perahu Karet saat Ingin Nyoblos di TPS

Ia mengungkapkan, masyarakat Kampung Benda Kerep sangat mengapresiasi langkah KPU Kota Cirebon karena telah menyediakan tinta khusus berbahan dasar sari kunyit.

Bagus menambahkan, dalam pemungutan suara seluruh petugas TPS di kampungnya sengaja mengenakan pakaian adat dengan ciri khas blangkon dan sarung yang mencerminkan kentalnya nuansa pesantren.

Dengan cara tersebut, dia berharap partisipasi pemilih di Kampung Benda Kerep akan meningkat sehingga pesta demokrasi tahun ini berjalan sukses.

“Semangat demokrasi ini harus dijaga supaya hasilnya dapat mencerminkan kehendak rakyat,” ucap dia. (*)

Baca Juga:

Kapolri Ingatkan Pihak yang Tak Puas dengan Pemilu 2024

Baca Artikel Asli