MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, membutuhkan pesawat khusus untuk merujuk ke Jayapura jika ada pasien virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya Dokter Willy Mambieuw di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (13/3), mengatakan dari pendeteksian yang dilakukan di Bandara Wamena belum ditemukan pasien terindikasi virus corona. Namun, semua kemungkinan perlu disiapkan transportasi pesawat.
Baca Juga:
Tangkal Corona, Apple Imbau Karyawanya Tak Tawarkan Uji Coba Produk
"Sekarang harus ada MoU dengan maskapai yang bersedia, karena sampai saat ini belum ada. Namun dari hasil pembahasan, itu ranahnya pemerintah daerah untuk bicara dengan maskapai," katanya.
Willy Mambieuw mengatakan, jika ada yang terindikasi atau positif corona maka tidak bisa diterbangkan satu pesawat dengan penumpang yang sehat.
"Pesawat harus dicarter khusus karena penerbangan komersial itu susah, sebab pasti ada efek sosialnya bagi penumpang lain," katanya.
Untuk penanganan sementara di Jayawijaya, sudah disediakan ruangan khusus di Unit Gawat Darurat (UGD) Wamena.
"Kalaupun nanti ditemukan, kita di rumah sakit Wamena tidak untuk merawat, jadi hanya persiapan untuk merujuk ke UGD di Jayapura. Lebih cepat dirujuk maka lebih baik," katanya.
Baca Juga:
Pasien Corona yang Kabur dari RS Persahabatan Sudah Dijemput Dinkes
Dinas Kesehatan bersama pihak terkait sudah mengambil langkah antisipasi penanganan sementara jika ditemukan warga mengidap virus corona.
"Jadi ada standar operasional prosedur (SOP) yang baik untuk mensterilkan ambulans, ruangan atau pesawat yang kita pakai setelah mengangkut pasien corona," katanya. (*)
Baca Juga: