MerahPutih.com - Jembatan Gladak Perak yang merupakan penghubung jalan nasional antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terputus akibat letusan Gunung Semeru, Sabtu (4/12). Derasnya banjir lahar dingin menyebabkan jembatan sepanjang 100 meter itu terputus.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jembatan Gladak Perak melintasi Sungai Besuk Sat tersebut.
"Kami akan membangun kembali jembatan Gladak Perak di titik yang sama, namun dengan struktur bangunan yang berbeda," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian usai memantau bekas runtuhan Gladak Perak, di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/12).
Baca Juga:
985 Personel Gabungan Bantu Evakuasi hingga Penanganan Korban Erupsi Gunung Semeru
Menurutnya, kerusakan Gladak Perak salah satunya diduga karena pondasi yang menopang dari bawah sudah terkikis oleh terjangan lahar dingin, ditambah dengan pengaruh awan panas guguran Gunung Semeru.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan konstruksi ulang struktur bangunan jembatan Gladak Perak agar nantinya tidak bergantung pada pondasi bawah.
"Nanti akan kami ganti, konstruksinya akan dibalik. Ini runtuhnya kan bangunan bawah jadi kami nanti tidak akan gunakan pondasi di bawah, tapi sifatnya nanti melengkung ke atas," tuturnya, dikutip Antara.
Baca Juga:
Langkah Pemerintah Kurangi Beban Pengusaha Terdampak Letusan Semeru
Ia menjelaskan untuk lokasi, panjang dan lebar bangunan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang-Malang itu akan sama seperti Gladak Perak yang sebelumnya.
"Untuk titiknya tetap, bentangannya relatif sama, kecuali ada kebutuhan yang lain nantinya," katanya.
Hedy mengatakan, pembangunan jembatan Gladak Perak itu estimasi waktunya membutuhkan sekitar 1 tahun untuk proses pengerjaan dengan total anggaran sekitar Rp 100 miliar.
"Saat ini kami telah melakukan perencanaan untuk membuat jembatan sementara agar semua proses penyaluran bantuan dan mobilitas warga bisa berjalan lancar," ujarnya. (*)
Baca Juga:
Ribuan Pengusaha Terdampak Letusan Semeru, OJK Minta Bank Restrukturisasi Kredit