Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pembangunan Cold Storage Kampung Nelayan Dinilai Bisa Putus Ketergantungan Nelayan pada Tengkulak

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026

MerahPutih.com - Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin mendukung penuh instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan gudang pendingin (cold storage) dalam program Kampung Nelayan.

Menurut Usman, kebijakan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di berbagai wilayah Indonesia.

Meski menyambut positif program tersebut, Usman mengingatkan agar pembangunan fasilitas cold storage dikawal secara ketat dari hulu hingga hilir.

Ia menilai pengawasan penting dilakukan agar proyek strategis tersebut berjalan transparan dan terhindar dari potensi penyimpangan maupun salah sasaran.

“Ini merupakan bagian dari program pemerintah yang harus mendapat dukungan bersama. Kami menilai, ini adalah bukti keberpihakan Presiden kepada nelayan Indonesia,” ujar Usman di Jakarta, Kamis (21/5).

“Kami berharap program ini segera dijalankan di seluruh pelosok Indonesia. Namun, kami juga meminta agar proses pembangunannya diawasi dengan ketat agar tidak terjadi penyimpangan,” lanjutnya.

Baca juga:

Prabowo Janjikan Pembangunan Desa Nelayan Dimulai Juni 2026

Cold Storage Dinilai Jadi Solusi Kerugian Nelayan

Usman menjelaskan salah satu persoalan klasik yang selama ini dihadapi nelayan adalah turunnya kualitas dan harga jual ikan akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan setelah melaut.

Menurutnya, keberadaan cold storage yang memadai dapat membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

“Bayangkan saja, para nelayan sudah melaut dengan susah payah untuk mendapatkan ikan, tetapi hasil tangkapannya tidak bisa bertahan lama karena tidak memiliki ruang pendingin yang memadai,” katanya.

Ia menilai fasilitas pendingin dapat memutus rantai kerugian nelayan sekaligus memperkuat posisi tawar mereka terhadap tengkulak.

Jika tersedia fasilitas pendingin (cold storage) yang baik, hasil tangkapan ikan dapat disimpan lebih lama, kualitasnya tetap terjaga, dan nilai ekonominya juga meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan nelayan,

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin.

Kepemilikan Cold Storage Didominasi Swasta

Merujuk data nasional, Usman mengungkapkan sektor swasta saat ini masih mendominasi kepemilikan cold storage di Indonesia. Tercatat ada 1.882 unit cold storage milik swasta dengan kapasitas mencapai 795.653 ton.

Baca juga:

Prabowo Percepat Program Kampung Nelayan Merah Putih, Target 1.000 Desa Dibangun Tiap Tahun

Sementara itu, fasilitas milik pemerintah pusat dan daerah hanya tersedia sebanyak 228 unit dengan kapasitas sekitar 18.313 ton.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan pembangunan fasilitas pendingin masih sangat besar, terutama untuk mendukung potensi sektor kelautan Indonesia.

“Jumlah cold storage yang ada saat ini tentu perlu terus ditingkatkan dan diperluas. Indonesia adalah negara maritim dengan kekayaan sumber daya laut yang sangat besar,” pungkasnya. (Pon)

Baca Artikel Asli