Merahputih.com - Indonesia akan menjamu Australia di Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (10/9) di Stadion GBK.
Diakui oleh Pelatih tim nasional Australia Graham Arnold, Indonesia adalah tim yang sulit ditundukkan apalagi ketika bermain di kandang sendiri.
Namun, Graham menegaskan, tidak selamanya tim tuan rumah mendapatkan keuntungan dari dukungan juga teriakan suporter. Menurut dia, sokongan pendukung di stadion dapat pula menjadi bumerang yang justru akan membebani timnas Indonesia.
Baca juga:
Aksi Latihan Timnas Indonesia Jelang Laga Lawan Australia di Stadion Madya GBK
"Dukungan suporter dapat berubah menjadi tekanan bagi tuan rumah," tutur Graham dikutip Antara, Senin (9/9).
Selain itu, ia mengatakan, laga ini akan menyulitkan bagi kedua kesebelasan.
"Pertandingan itu bakal sulit bagi kedua tim tetapi akan menjadi pertarungan yang menarik," ujar Graham.\
Baca juga:
Bek Australia Alessandro Circati Khawatir dengan Serangan Balik Timnas Indonesia
PSSI memastikan lebih dari 60 ribu suporter timnas Indonesia akan memenuhi SUGBK pada laga versus Australia setelah seluruh tiket untuk pertandingan itu habis terjual.
Mendengar hal itu, Graham Arnold justru merasa situasi tersebut positif lantaran stadion akan meriah.