Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita

Pedagang Warteg : Lebih Baik Telur yang Mahal Dibanding Cabai

Eddy Flo - Rabu, 15 Juli 2015

MerahPutih Bisnis - Salah satu penjual makanan siap saji di Warteg 88 Jalan Kayu Manis IV, Jakarta Timur, Eni mengeluhkan kenaikan harga Cabai yang mencapai Rp. 45.000/kg di Pasar Genjing sejak tadi pagi.

"Harga Cabai Rp. 45.000/kg sekarang," katanya ketika tengah berbincang-bincang dengan merahputih.com, di Jakarta, Selasa, (14/7).

Dia mengatakan, kenaikan tersebut dikarenakan adanya beberapa faktor. Salah satunya karena kebutuhan yang meningkat tapi tidak dibarengi dengan supply yang mencukupi.

"Peminatnya banyak, yang dagangnya sudah pada kaga ada. Pada pulang kampung kan," sambungnya.

Sementara itu, untuk harga telur, bawang, dan bahan-bahan pokok lainnya masih terbilang stabil. Sehingga, para pedagang warteg khususnya tidak terlalu tertekan. Namun, dia tidak mengetahui jika beberapa hari kedepan. Karena, harga kebutuhan pokok selalu berubah-rubah setiap harinya menjelang Idul Fitri. Bahkan, dia memprediksi saat hari aya Idul Fitri pun harga masih belum bisa stabil.

Dia mengaku, dengan adanya kenaikan bahan-bahan pokok. Utamanya, bahan pokok berupa bumbu-bumbu sedikit memberatkan para pelaku usaha warteg. Karena, jika kenaikan itu terjadi pada bahan-bahan yang berupa bumbu. Maka, para pedagang tidak bisa menaikan harga. Berbeda dengan kenaikan harga pada ayam, Telur ayam ras, kentang, dan bahan pokok lainnya.

"Yah kalau cabe naek kita nggak bisa naekin harga soalnyakan bumbu mana keliatan. Kalau telor, ayam itu jualnya satuan jadi kita bisa naekin harganya," pungkasnya.(rfd)

 

Baca Juga:

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di DKI Jakarta Stabil

Harga Bahan Pokok Naik, Mendag Rachmat Salahkan Kemacetan Pantura

Kemendag Tidak Punya Regulasi, Penyebab Harga Bahan Pokok Naik

Di Pasar Kramat Jati, Mendag Rachmat Gobel Bagi-Bagi Sarung Seharga Rp15.000

 

 

Baca Artikel Asli