Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

PB PRSI Pontang-panting Cari Sarana Pengganti GBK

Raden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 13 Januari 2016

MeraHPutih Olahraga - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) mengalami kesulitan untuk mencari lokasi latihan bagi perenang yang tergabung di dalam Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas).

Penyebabnya, tidak lain karena stadion renang di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), akan direnovasi untuk Asian Games 2018.?

?Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI, Heru Purwanto, mengatakan pihaknya telah menerima pemberitahuan dari pengelola GBK untuk segera pindah.?

?"Januari ini, harus siap pindah kantornya. Karena, akan dibongkar total untuk persiapan pembangunan relokasi dalam rangka Asian Games. Kami sedang berusaha untuk mencari lokasi yang tepat. Ini tidak mudah. Kami sedang menyewa yang terbaik dan representatif," kata Heru Purwanto, dalam perbincangan bersama Radio Republik Indonesia.

?Kendati masih simpang siur untuk waktu relokasi, namun paling lambat adalah Maret 2016. Selain atlet Pelatnas, fasilitas kolam renang di GBK juga dipergunakan untuk latihan klub dan pemusatan latihan daerah (Pelatda) DKI Jakarta. Hal tersebut, kontan membuat pusing PB PRSI untuk membagi alokasi dan jadwal latihan.?

?Sebagian, ditambahkannya, telah mendapatkan lokasi untuk latihan. Misalnya saja yakni, loncat indah di Ragunan. Diakuinya, terdapat kendala lantaran lokasi cukup jauh. Untuk renang di pusatkan di Cikini (Jakarta), Bandung (Jawa Barat) dan Jawa Timur.

Tapi untuk renang indah, belum mendapatkan lokasi karena sebelumnya berencana di Simprug namun kualitas air tidak memenuhi syarat.?

?"Polo air kebetulan karena pelatnas SK Satlak Prima beregu belum ada. Tapi kami siap-siap antisipasi turun. Polo air siap-siap antisipasi dengan berlatih di luar negeri yaitu Cina," tuturnya.

?Sebenarnya, relokasi bukan hanya memindahkan atlet namun juga kebutuhan lain seperti menanggung akomodasi atlet dan lainnya.?

?"Kami punya tanggung jawab Pelatanas. Kami berupaya berjalan dengan baik dan berkoordinasi. Posisi kami sedang pontang-panting. Kami sadar sarana olaharaga sulit sekali. Kita lebih mudah mendapatkan mall," pungkasnya. (esa)

BACA JUGA: 

  1. Cabor Renang Diharapkan Jadi Andalan Peraih Medali Emas
  2. 1000 Atlet Ikuti Kejuaraan Renang Piala Presiden 2015
  3. Wisata Kolam Renang Alami Pantai Batu Bengkung
  4. Kisah Inspiratif, Guru Ini Berenang 12 KM Setiap Hari ke Sekolah
  5. Ratusan Warga Inggris Berenang Tanpa Busana untuk Galang Dana

 

Baca Artikel Asli