Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pasokan Air PDAM Kota Bogor Baru Normal Dalam Satu Pekan

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Juli 2021

MerahPutih.com - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor berhasil memperbaiki pipa transmisi air baku berdiameter satu meter yang rusak di lokasi pembangunan rel kereta api jalur ganda Bogor-Sukabumi, di Kota Bogor, Selasa pagi. Namun, layanan air bersih kepada pelanggan baru normal kembali dalam sepekan.

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, mengatakan, perbaikan pipa transmisi air baku yang rusak karena patah, telah dilakukan penggantian dengan pipa baru.

Setelah pipa yang patah diganti dengan pipa baru, aliran baku tidak bisa langsung dibuka penuh, tapi harus dilakukan secara bertahap, mulai dari 200 liter per detik, kemudian dinaikkan menjadi 600 liter per detik.

Baca Juga:

Selama Pagebluk COVID-19, Air PDAM di Surabaya Gratis

"Kalau aliran airnya dibuka full, debitnya adalah 1.270 liter per detik," katanya dikutip Antara.

Ardani menjelaskan, dibukanya aliran air secara bertahap untuk membuang udara yang ada di dalam rongga pipa yang baru dipasang.

"Aliran airnya, setelah dibuka 600 liter per detik, selanjutnya akan dinaikkan menjadi 750 liter per detik," katanya.

Setelah itu, kata dia, aliran airnya akan dinaikkan lagi menjadi 1.000 liter per detik.

"Mudahan-mudahan pembukaan aliran air secara bertahap pada pipa transmisi ini tidak ada kendala, dan di IPA Dekeng dapat kembali mengolah air menjadi air bersih.

Kebocoran PDAM Kota Bogor. (Foto:  Antara)
Kebocoran PDAM Kota Bogor. (Foto: Antara)

Pipa transmisi air baku berdiameter satu meter yang mengalami kerusakan adalah pipa milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pada jalur intake Ciherang Pondok - IPA Dekeng, yakni berada di Kelurahan Genteng Kecamatan Bogor Selatan, di lokasi pembangunan rel kereta api jalur ganda Bogor-Sukabumi.

Kerusakan pipa transmisi air baku tersebut, untuk sementara menganggu layanan air bersih pada sekitar 35.000 pelanggan, terutama di Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal. (*)

Baca Juga:

Air PAM Masih Ada Cacing, DPRD DKI Setujui Anggaran PDAM Rp516 Miliar

Baca Artikel Asli