Selama Pagebluk COVID-19, Air PDAM di Surabaya Gratis

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2020
Selama Pagebluk COVID-19, Air PDAM di Surabaya Gratis

Ilustrasi PDAM, Foto: MerahPutih/Amsal Chaniago

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Kota Surabaya menggratiskan sementara tarif retribusi pemakaian air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada, khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat terdampak wabah COVID-19.

"Kebijakan ini mampu mengurangi beban masyarakat tidak mampu," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/4).

Baca Juga

Ridwan Kamil: PSBB Jabar Fokus ke Bogor, Depok, dan Bekasi

Kurang lebih 231.211 kepala keluarga (KK) masuk MBR yang akan diberi fasilitas pembebasan sementara tarif retribusi air PDAM. Kebijakan ini bertujuan meringankan beban mereka. Pembebasan tarif retribusi air PDAM khusus bagi MBR ini rencananya berlaku selama 2 bulan ke depan, mulai April hingga Mei 2020.

"Nanti 'kan pemakaian April bayarnya Mei, terus pemakaian Mei bayarnya pada bulan Juni," kata Risma menjelaskan.

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya Mujiaman mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan yang diinisiasi Wali Kota Risma tersebut. Bahkan, dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya.

"Pada intinya kami men-support penuh kebijakan Ibu Wali Kota, khususnya kebutuhan dasar air bersih bagi warga MBR," kata Mujiaman.

Baca Juga

PSBB Diberlakukan di Jakarta, Nasib Mahasiswa Perantauan Bakal Makin Terjepit

Menyinggung soal teknis, sebagaimana dikutip Antara, Mujiaman mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penghitungan dan berkoordinasi dengan pemkot terkait dengan kekuatan anggaran dengan jumlah pelanggan air PDAM Surya Sembada.

"Nanti kami akan menyepakati di angka sekian (volume) air yang gratis bagi masyarakat MBR. Intinya kami akan membantu kebutuhan dasar pemakaian air, khususnya bagi masyarakat MBR," katanya. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan