Pasang 40 Kamera, Taman Nasional Bukit Tigapuluh Rekam 13 Spesies Dilindungi

Kamis, 08 Januari 2026 - Wisnu Cipto

MerahPutih.com - Kabar menggembirakan datang dari Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) bagi dunia konservasi satwa langka di tanah air.

Taman Nasional yang mencakup wilayah Provinsi Jambi dan Riau itu baru saja memasang 40 kamera jebak di 20 petak lokasi, dengan cakupan pantau seluas 2x2 kilometer persegi atau sekitar 400 hektare.

Kamera dipasang di titik-titik strategis untuk memantau pergerakan satwa liar. Tercatat, ada 13 jenis satwa langka dilindungi berdasarkan undang-undang yang berhasil terekam kamera.

Baca juga:

Bandara Soetta Gagalkan Upaya Penyelundupan Hewan Dilindungi

Satwa yang berhasil terekam antara lain tapir (Tapirus indicus), gajah sumatra (Elephas maximus sumatrensis), beruang madu (Helarct malayanus), rusa (Cervidae), kancil (Tragulus), trenggiling (Pholidota), dan binturong (Arctictis binturong).

“Kalau beruang setiap pengambilan pasti ada (terekam), babi juga selalu terlihat,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Balai TNBT, Hendra Koswandi, kepada media, di Jambi, Kamis (8/1).

Baca juga:

Polisi Bongkar Sindikat Penjualan Hewan Langka Beromset Jutaan Rupiah

Primadona Pelancong Dunia, Ini Lima Taman Nasional Terkenal dengan Hewan Langkanya

Monitoring Satwa Liar di Suo-Suo

Menurut Hendra, hasil monitoring dilakukan pada periode September hingga Desember 2025 melalui pemasangan kamera di wilayah Suo-Suo.

Hendra menambahkan salah satu temuan terbaru yang sangat menggembirakan kamera juga berhasil merekam empat individu harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae). Empat harimau sumatra yang terpantau kamera itu terlihat dalam kondisi sehat.

Baca juga:

Dunia Konservasi Bersukacita, 4 Harimau Sumatra Terekam Kamera di TNBT

“Untuk sementara ya, terekam empat, pengambilan masih dilanjutkan. Artinya masih ada ya (harimau sumatra),” tandas pejabat Taman Nasional Bukit Tigapuluh itu dikutip Antara. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan