Merahputih.com - Pantai Gading vs Norwegia jadi partai hidup mati babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertemuan ini menyajikan duel tajam lini serang, predator gol Erling Haaland dengan bintang veteran Nicolas Pepe.
Skuad asuhan Emerse Fae mengukir catatan impresif dengan selalu mencetak gol pembuka pada tiga laga fase grup.
Baca juga:
Bikin Erling Haaland Mati Kutu, Pantai Gading Tidak Hanya Sekadar Bertahan
Kepercayaan diri tinggi menyelimuti tim berjuluk Les Elephants usai membungkam Curacao dua gol tanpa balas pada laga penentu.
Ancaman Nyata Predator Manchester City
Lini belakang Pantai Gading wajib waspada penuh mengingat bomber andalan Norwegia, Erling Haaland, berada dalam kondisi bugar.
Penyerang Manchester City tersebut mengoleksi empat gol hanya dari dua penampilan awal fase grup.

Istirahat total saat Norwegia takluk 1-4 dari Prancis membuat Haaland lapar gol dan mengincar rekor dunia baru.
Data lengkap serta statistik performa kedua tim menjelang laga krusial babak gugur:
-
Durasi Tertinggal Pantai Gading: Hanya tertinggal selama 3 menit 29 detik sepanjang fase grup, yakni saat takluk 1-2 dari Jerman.
-
Statistik Nicolas Pepe: Menjadi pemain tertua kedua Afrika (31 tahun 27 hari) mencetak dua gol dalam satu laga Piala Dunia setelah Roger Milla (1990).
-
Catatan Menawan Yan Diomande: Penggawa RB Leipzig menjadi pemain Afrika kedua setelah Quinton Fortune (2002) membukukan 10+ dribel dan menciptakan 10+ peluang fase grup.
-
Ketajaman Erling Haaland: Berpeluang menjadi pemain pertama mencetak dua gol atau lebih pada tiga penampilan awal Piala Dunia sejak Sandor Kocsis (1954).
-
Rekor Pertemuan Afrika vs Eropa: Norwegia hanya kalah dua kali dari 19 laga kontra wakil Afrika sepanjang sejarah sepak bola (Menang 9, Imbang 8).
-
Hadiah Babak Selanjutnya: Pemenang laga ini berpotensi menghadapi juara dunia lima kali, Brasil, pada babak 16 besar.
Ikhtiar Memutus Dominasi Wakil Benua Biru
Sejarah mencatat hanya ada dua negara Afrika mampu memenangi laga pertama babak gugur Piala Dunia, yaitu Kamerun (1990) dan Senegal (2002).
Pantai Gading memikul misi berat memutus tren buruk karena hanya menang sekali dari lima laga Piala Dunia kontra tim Eropa.
Kekalahan menyakitkan dari Jerman pada laga kedua fase grup menjadi pelajaran berharga bagi struktur pertahanan tim.

Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, diprediksi menurunkan kembali kekuatan utama seperti Martin Odegaard dan Alexander Sorloth setelah melakukan 10 rotasi lawan Prancis.
Kembalinya para pilar utama membuat kestabilan lini tengah armada Viking kembali menakutkan. Rekor performa Norwegia tergolong solid tanpa pernah menelan kekalahan beruntun dalam berbagai ajang sejak September 2022.
Prediksi superkomputer Opta menempatkan Norwegia sebagai unggulan utama lewat persentase kemenangan 56,1 persen dalam waktu normal 90 menit.
Peluang Pantai Gading menang langsung berada pada angka 21,6 persen, sementara kemungkinan hasil imbang menyentuh 22,3 persen.
Secara keseluruhan, peluang Norwegia melaju ke babak 16 besar mencapai 68,1 persen berbanding 31,9 persen milik Pantai Gading.
Baca juga:
Prakiraan Pemain
Pantai Gading (4-1-4-1)
- Kiper: Y. Fofana (1)
- Bek: G. Konan (3), O. Diomande (2), O. Kossounou (7), G. Doué (17)
- Gelandang Bertahan: I. Sangaré (18)
- Gelandang Serang/Sayap: Y. Diomande (11), C. Inad Dulaï (26), F. Kessié (8), A. Diallo (15)
- Penyerang: N. Pépé (19)
Norwegia (4-3-3)
- Kiper: Ø. Nyland (1)
- Bek: D. Møller Wolfe (5), T. Heggem (17), K. Ajer (3), M. Pedersen (16)
- Gelandang: F. Aursnes (14), S. Berge (8), M. Ødegaard (10)
- Penyerang: A. Nusa (20), E. Haaland (9), A. Sørloth (7)