MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Hanura versi Munaslub, Marsdya (Purn) Daryatmo menyesalkan benturan yang terjadi antara Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (OSO) dengan para hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kalau ditanya bagaimana dampaknya dari pernyataan itu untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, pastilah tidak baik," kata Daryatmo, terkait aksi Ketum kubu lawannya di Hanura itu, Rabu (1/8).
Daryatmo mengatakan, di tengah kondisi bangsa yang 'panas' seperti ini, para petinggi negara sebaiknya berlaku dan berkata yang membuat ketenangan di tengah masyarakat, bukan malah membuat keadaan semakin panas, apalagi ini menjelang pemilu dan pilpres.
"Lah kalau antar lembaga tinggi negara saja terkesan tidak bisa saling menghargai dan menghormati, bagaimana dengan yang lain. Tapi saya meyakini sebagai tokoh senior berpengalaman, beliau (OSO) sudah tahu kiatnya agar pernyataan itu tidak terlalu berdampak ke kehidupan berbangsa," imbuh Daryatmo.
Meski begitu, Daryatmo menyayangkan perkataan tersebut bisa keluar dari mulut OSO. Menurut dia, politisi sekaliber OSO tidak tepat mengatakan "MK itu goblok".
"Saya menganggap beliau sudah sangat paham akan ketatanegaraan. Bukankah beliau tokoh berpengalaman di bidang politik yang sudah cukup lama, dengan jabatan saat ini sebagai ketua lembaga tinggi negara, DPD RI, pastilah sudah tahu mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, mana yang pantas dan mana yang tidak pantas," tutur Daryatmo.
Namun, Daryatmo berharap, dengan adanya somasi dari para hakim MK kepada OSO, membuat kesalahpahaman ini segera berakhir. "Ya kita tunggu saja bagaimana jawaban atau respon dari pihak beliau (OSO)," tandas pimpinan Hanura kubu lawan OSO itu. (Pon)