MerahPutih Sepak Bola - Permasalahan sanksi FIFA yang diberikan kepada sepak bola Indonesia akan segera berakhir sebelum perhelatan Asian Games (AG) 2018. Pernyataan tersebut merupakan optimisme dari pihak Komite Olimpiade Asia (OCA).
Wakil Dewan Kehormatan OCA Jizhong Wei mengungkapkan bahwa kepercayaan OCA kepada Indonesia tersebut didasari atas masa waktu yang masih cukup lama jelang AG di Jakarta dan Palembang.
Hal tersebut diutarakan Jizhong Wei dalam pertemuan OCA Coordination Committe Meeting di Jakarta, Minggu (31/1). Ditambahkannya, bahwa OCA tetap berpikir positif dan percaya permasalahan tersebut akan selesai.
"Sanksi FIFA kepada Indonesia sifatnya tidak untuk selamanya, dan bisa diselesaikan. Tapi perhelatan AG masih tiga tahun lagi. Tentunya, kita berharap seluruh pihak di Indonesia bisa diselesaikan sebelum AG nanti," ucap Wei kepada para wartawan.
Cabang olahraga (cabor) sepak bola tetap disertakan OCA dalam 37 cabor yang akan dipertandingkan pada AG nanti. Kemudian, dipusatkan di Kota Palembang, dengan beberapa cabor lainnya.
"Tentu sisa waktu yang ada, kita percaya Indonesia mampu menyelesaikannya, dan sanksi FIFA bisa dicabut," tutur Wei.
Selain sepak bola, tercatat OCA juga menentukan beberapa cabor lainnya yang dipusatkan di Palembang, kano, kayak, tennis, soft tennis, voly ball, rowing, shotting, triathlon, bola basket, sepak takraw, serta sport climbing.
Menanggapi kepercayaan OCA, pihak Kemenpora yang diwakili Kepala Komunikasi Publik sekaligus juru bicara Gatot S Dewa Broto mengaku senang atas dukungan OCA.
"OCA memberi kepercayaan kepada Indonesia untuk menyelesaikan ini semua, tentu kami senang, dan akan berusaha membayar kepercayaan ini," pungkas Gatot. (esa)
BACA JUGA: