Sepak Bola Indonesia Dirundung Duka, Legenda Sekaligus Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia di Momen 100 Tahun Stadion Gajayana

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Sepak Bola Indonesia Dirundung Duka, Legenda Sekaligus Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia di Momen 100 Tahun Stadion Gajayana

Legenda sekaligus asisten pelatih Arema FC, Kuncoro. (Media Arema FC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sepak bola Indonesia dirundung duka. Legenda sekaligus asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia di momen 100 tahun Stadion Gajayana.

Cak Kun, julukan Kuncoro bermain dalam laga amal 100 Tahun Stadion Gajayana di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/1) sore. Kuncoro diduga terkena serangan jantung.

Bermula ketika Kuncoro menyelesaikan pertandingan babak pertama bersama rekan-rekan sesama legenda Arema, seperti Siswantoro, Hermawan, dan Doni Suherman.

Saat itu dia berjalan ke luar lapangan untuk beristirahat di bangku cadangan pemain di Stadion Gajayana.

Kuncoro ambruk dan kemudian pingsan di bangku pemain cadangan.

Baca juga:

Persija dan Gustavo Franca Sepakat Akhiri Kerja Sama

perangkat pertandingan dan tim medis bergegas memberikan pertolongan pertama kepada Kuncoro, tapi kondisi sang legenda tak menunjukkan tanda-tanda membaik.

Kuncoro pun dibawa ke RSUD Saiful Anwar di Malang untuk mendapatkan perawat medis intensif. Takdir berkata lain, asisten pelatih Arema FC ini dinyatakan meninggal dunia.

View this post on Instagram

A post shared by Arema FC (@aremafcofficial)

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengaku syok. Kepergian Kuncoro disebut membuat duka mendalam insan dunia sepakbola nasional.

"Kami semua sangat syok dan terpukul. Cak Kun (sapaan Kuncoro) memulai karier profesionalnya di Stadion Gajayana. Hari ini Allah memanggilnya pulang di stadion yang sama, tepat di momen 100 tahun stadion ini," kata Yusrinal di Malang pada Minggu.

Yusrinal mengenang Kuncoro sebagai sosok yang berdedikasi tinggi kepada Arema, selain berpribadi hangat, humoris, tegas, dan setia kawan.

Manajemen Arema FC mengajak seluruh pihak mendoakan almarhum.

"Selamat jalan legenda, loyalitasmu abadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," kata manajemen klub ini.

Kuncoro memang sangat erat dengan Arema. Perjalanan kariernya di sepak bola profesional dimulai bersama Singo Edan pada 1991 silam. Dia mempersembahkan Piala Galatama pada musim 1992/1993.

Kuncoro pun sempat membela klub besar lainnya. Pria yang wafat di usia 52 tahun itu juga pernah merasakan gelar Liga Indonesia 1999/2000 bersama PSM dan Liga Indonesia 2003 dengan Persik Kediri.

Setelah gantung sepatu, Kuncoro tak meninggalkan sepak bola. Dia mengabdi sebagai asisten pelatih Arema FC sejak 2012 lalu dan beberapa kali mendapat mandat sebagai karteker. (*)

#Arema FC #Sepak Bola Indonesia #Super League #Kuncoro
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Olahraga
Sepak Bola Indonesia Dirundung Duka, Legenda Sekaligus Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia di Momen 100 Tahun Stadion Gajayana
Legenda sekaligus asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia di momen 100 tahun Stadion Gajayana.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Sepak Bola Indonesia Dirundung Duka, Legenda Sekaligus Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia di Momen 100 Tahun Stadion Gajayana
Olahraga
Persija dan Gustavo Franca Sepakat Akhiri Kerja Sama
Gustavo Franca mencatatkan 13 kali penampilan dari 17 laga yang dilakoni Persija di putaran pertama Super League 2025/2026.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Persija dan Gustavo Franca Sepakat Akhiri Kerja Sama
Olahraga
Persija Resmi Umumkan Bergabungnya Alaeddine Ajaraie, Bomber Asal Maroko, Berharap Akhiri Musim dengan Senyum Bahagia
Perekrutan Alaeddine Ajaraie untuk melengkapi skuad sekaligus menambah opsi ketajaman lini depan Persija.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Persija Resmi Umumkan Bergabungnya Alaeddine Ajaraie, Bomber Asal Maroko, Berharap Akhiri Musim dengan Senyum Bahagia
Olahraga
Alasan Kuat Fajar Fathurrahman Pilih Gabung Persija Jakarta
Fajar Fathurrahman akan melanjutkan karier bersama Macan Kemayoran setelah menerima kontrak berdurasi 3,5 musim.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Alasan Kuat Fajar Fathurrahman Pilih Gabung Persija Jakarta
Olahraga
Persib Paling Sedikit Kebobolan di Putaran Pertama Super League 2025/2026, Bojan Hodak: Pertahanan Juga Bantu Raih Gelar Juara
Dari catatan gol memasukkan Persib masih kalah dari Malut United (33 gol), Persija (32 gol), dan Borneo FC (31 gol).
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Persib Paling Sedikit Kebobolan di Putaran Pertama Super League 2025/2026, Bojan Hodak: Pertahanan Juga Bantu Raih Gelar Juara
Olahraga
Tidak Ingin Janji Muluk-muluk kepada Jakmania, Fajar Fathurrahman Hanya Pastikan Hal Ini Setelah Jadi Bagian Persija
Direktur Persija, Mohamad Prapanca mengatakan bahwa perekrutan Fajar Fathurrahman bentuk keseriusan mengejar target musim ini.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Tidak Ingin Janji Muluk-muluk kepada Jakmania, Fajar Fathurrahman Hanya Pastikan Hal Ini Setelah Jadi Bagian Persija
Olahraga
Bernardo Tavares Ungkap Syarat agar Persebaya Menjadi Tim Kuat di Super League
Salah satu syarat bagi Persebaya yakni memiliki kedalaman skuad.
Frengky Aruan - Kamis, 15 Januari 2026
Bernardo Tavares Ungkap Syarat agar Persebaya Menjadi Tim Kuat di Super League
Olahraga
Hanya Pertahankan 2 Legiun Asing, Semen Padang Datangkan 8 Pemain Impor Baru untuk Putaran Kedua Super League 2025/2026
Skuad Semen Padang akan terasa baru di putaran kedua menyusul perombakan yang dilakukan.
Frengky Aruan - Kamis, 15 Januari 2026
Hanya Pertahankan 2 Legiun Asing, Semen Padang Datangkan 8 Pemain Impor Baru untuk Putaran Kedua Super League 2025/2026
Olahraga
Datang dari Malut United, Vinicius “Vico” Duarte Siap Bantu Dewa United Banten Penuhi Ambisi
Vico Duarte datang ke Dewa United Banten dari Malut United lewat skema peminjaman.
Frengky Aruan - Rabu, 14 Januari 2026
Datang dari Malut United, Vinicius “Vico” Duarte Siap Bantu Dewa United Banten Penuhi Ambisi
Olahraga
Dewa United Banten Tutup Putaran Pertama dengan 3 Poin, Pelatih Jan Olde: Hasil Penting, tetapi Bagaimana Bermain Paling Penting
Menurut Pelatih Jan Olde Riekerink, Dewa United Banten tampil baik hingga akhirnya mengunci kemenangan 3-0 saat dijamu Persijap Jepara
Frengky Aruan - Rabu, 14 Januari 2026
Dewa United Banten Tutup Putaran Pertama dengan 3 Poin, Pelatih Jan Olde: Hasil Penting, tetapi Bagaimana Bermain Paling Penting
Bagikan