Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga Indonesia

NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best

Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026

MerahPutih.com - Komite Olimpiade Indonesia atau NOC Indonesia memberikan penghargaan The Game Changer Award kepada atlet, pelatih, federasi, hingga tokoh olahraga nasional dalam Opening Ceremony Rapat Anggota NOC Indonesia di Jakarta, Sabtu (9/5).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dan dampak besar para insan olahraga dalam mendorong kemajuan prestasi Indonesia di level internasional.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya diberikan berdasarkan capaian medali, tetapi juga kontribusi para penerima dalam membangun ekosistem olahraga nasional.

“The Game Changer Award adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang telah memberikan dampak nyata bagi olahraga Indonesia,” ujar Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari.

“Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan,” lanjutnya.

Baca juga:

Simbol Pengakuan Dunia, IJF Anugerahkan Black Belt untuk Ketua Umum NOC Indonesia

Penghargaan diberikan dalam 10 kategori, mulai dari atlet terbaik berbagai cabang olahraga hingga penghargaan lifetime achievement.

Proses pemilihan penerima penghargaan dilakukan panelis independen sejak Februari 2026. Tim tersebut terdiri dari unsur NOC Indonesia dan jurnalis senior olahraga seperti Krisna Bayu serta Richard Sam Bera.

Penilaian dilakukan berdasarkan prestasi di ajang multievent, kualitas performa, kontribusi terhadap olahraga nasional, hingga implementasi nilai Olympism seperti excellence, friendship, dan respect.

Selain itu, aspek tata kelola dan integritas juga menjadi bagian penting dalam penilaian kategori pelatih serta federasi olahraga.

Pada kategori atlet, Safira Dwi Meilanie terpilih sebagai Atlet Terbaik Bela Diri. Sementara Janice Tjen meraih penghargaan Atlet Terbaik Olahraga Permainan yang diwakili kedua orang tuanya.

Untuk kategori olahraga akurasi, penghargaan diberikan kepada Diananda Choirunisa. Sedangkan Martina Ayu Pratiwi dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Olahraga Terukur.

Di sektor kepelatihan, Muhammad Dhaarma Raj yang menangani Timnas Hoki Indonesia sukses meraih penghargaan Pelatih Terbaik.

Basral Graito Utomo dinobatkan sebagai pemenang The Rising Star. Sementara penghargaan tertinggi Best of the Best diberikan kepada Rizki Juniansyah atas prestasi luar biasa serta kontribusinya bagi olahraga Indonesia.

Rizki mengaku penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus memberikan prestasi terbaik bagi Tanah Air.

“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujar Rizki.

Pada kategori tim, Tim Futsal Putra Indonesia meraih penghargaan Tim Terbaik. Adapun PB PABSI dinobatkan sebagai Federasi Nasional Terbaik.

Baca juga:

Ketum NOC dan Menpora Erick Thohir Ingatkan Persatuan dan Disiplin Anggaran Kunci Prestasi Olahraga Indonesia

Sementara penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada almarhum Bob Hasan atas dedikasi panjangnya terhadap perkembangan olahraga nasional.

Dalam kesempatan yang sama, President of United Through Sports (UTS) sekaligus President of the Alliance of Independent Members of Sport (AIMS) dan Executive Council Member SportAccord, Stephan Fox, turut memberikan penghargaan khusus Order of Merit.

Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota IOC asal Indonesia yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir serta Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Keduanya dinilai memiliki kontribusi besar dalam memajukan olahraga sekaligus mempromosikan nilai inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi.

“Pemberian diberikan atas upaya dan kontribusi luar biasa yang mereka berikan bagi dunia olahraga,” ujar Stephan Fox. (Knu)

Baca Artikel Asli