'No Time to Die' Raih Rp 796 miliar di Bioskop Amerika

Selasa, 12 Oktober 2021 - Andreas Pranatalta

LAGI-LAGI, waralaba ke-25 James Bond No Time to Die berhasil meraup USD 56 juta atau sekitar Rp 796 miliar pada debut akhir pekan di 4.407 bioskop Amerika Utara. Hasil ini tentunya seimbang dengan penantian 18 bulan No Time to Die yang seharusnya rilis April 2020.

"Butuh waktu lama hingga akhirnya film ini muncul di layar lebar. Itu tepat seperti yang sudah kami duga dan prediksi," kata Erik Lomis, Kepala Distribusi United Artists Releasing, mengutip laman ANTARA.

Menurut distributor Amerika Utara Artists Releasing, 25 persen dari penonton kembali ke bioskop untuk pertama kalinya dalam 18 bulan akhir pada pekan ini, menunjukkan bahwa film tersebut akan mendapatkan statistik yang cukup signifikan.

No Time to Die diluncurkan di sejumlah negara pada akhir pekan lalu yang ditangani oleh Universal Pictures dan MGM. Pada Minggu (10/10), pendapatan global diperkirakan telah mencapai lebih dari USD 313,3 juta atau sekitar Rp 4,4 triliun.

Baca juga:

Kembali Beraksi, Simak 5 Fakta Menarik 'James Bond: No Time to Die'

'No Time to Die' Raih Rp 796 miliar di Bioskop Amerika
Menjadi debut terakhir Daniel Craig. (Foto: Variety)

Padahal, pembukaan film Bond terbaik yang pernah ada bahkan tidak mencapai USD 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun. Misalnya pada 2012, debut Skyfall dibuka USD 88,4 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Baik kritikus maupun penonton memberikan tanggapan positif, seperti di Rotten Tomatoes film ini mendapatkan skor 84 persen di CinemaScore mendapatkan skor A-.

"Saya benar-benar lega karena film ini akhirnya tayang di bioskop dan orang-orang mendapat kesempatan untuk menikmatinya," kata Daniel Craig.

Baca juga:

Seminggu Tayang, ‘No Time to Die’ Raih Rp 1,6 Triliun

No Time to Die berhasil menggeser posisi Venom: Let There Be Carnage yang pada pekan lalu menempati posisi pertama. Pada pekan ini, film Venom 2 itu menghasilkan USD 32 juta atau sekitar Rp 454 miliar atau turun 64 persen dari rekor peluncuran yang mencapai USD 90 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Meski demikian, sekuel yang didistribusikan Sony Pictures Releasing itu telah menghasilkan USD 185,6 juta atau sekitar Rp 2,6 triliun secara global hingga saat ini.

Penjualan tiket untuk No Time to Die pun cukup memuaskan karena sejauh ini, sebanding dengan penjualan tiket di Spectre (2015) yang meraih USD 123 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun dan Skyfall (2012) yang meraih pendapatan USD 109 atau sekitar Rp 1,5 triliun.

No Time do Die juga sudah rilis di beberapa negara seperti Prancis pada 6 Oktober, Rusia pada 7 Oktober, dan Amerika Utara pada 8 Oktober. (and)

Baca juga:

Daniel Craig Lega ‘No Time To Die’ Akhirnya Rilis

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan