Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL

Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026

MerahPutih.com - Band punk rock asal Jakarta, NiMBY, kembali melanjutkan kisah yang sebelumnya dibuka melalui single Ruang Untuk Pulang.

Setelah mengajak pendengar berbicara tentang menemukan harapan dan memulihkan diri, NiMBY kini menghadirkan Landasan Pacu, lagu yang menggambarkan fase ketika seseorang telah berdamai dengan keresahan dan siap kembali melangkah mengejar impiannya.

Dalam rilisan terbaru ini, NiMBY menggandeng Ombags dari NTRL sebagai featured artist.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi NiMBY, sekaligus mewujudkan mimpi mereka untuk bekerja bersama sosok yang dianggap memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan musik banyak band.

Baca juga:

NiMBY Tumpahkan Emosi dalam EP Perdana 'Sastra, Tarian, Renjana'

Kolaborasi dengan Ombags Jadi Pencapaian Penting

Menurut vokalis NiMBY, Jawa, kehadiran Ombags bukan hanya menjadi sebuah kehormatan, tetapi juga memberikan kekuatan tersendiri bagi lagu tersebut.

Ia menilai Ombags mampu menyampaikan emosi dan pesan dalam Landasan Pacu dengan kuat, sehingga semangat, harapan, serta perjuangan yang menjadi inti lagu dapat terasa lebih hidup.

Kolaborasi ini pun menjadi bagian penting dalam perjalanan NiMBY, terutama karena mereka dapat bekerja bersama sosok yang selama ini dianggap memiliki pengaruh terhadap perkembangan perjalanan musik banyak band.

Tentang Keberanian untuk Kembali Melangkah

Pesan untuk kembali berani melangkah tercermin dalam lirik, “Landasan pacu, tempat kita melaju. Bersama angin, terbang lebih tinggi.”

Sementara itu, kalimat “Pegang tanganku yang erat kawan” menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi perjalanan hidup.

Dukungan dari orang-orang terdekat dipercaya dapat membuat berbagai rintangan terasa lebih ringan.

Menjelang akhir lagu, NiMBY menghadirkan metafora melalui kalimat “Pisau kita belum berkarat” dan “Peluru kita belum habis sampai akhir cerita.”

Dua penggalan tersebut menggambarkan semangat, idealisme, serta daya juang yang masih menyala dan belum kehilangan kekuatannya.

Bagi NiMBY, keberanian untuk kembali bangkit merupakan bentuk kemenangan pertama yang perlu diraih.

Baca juga:

NiMBY Hadirkan Lagu 'Ruang Untuk Pulang', tentang Kesehatan Mental dan Kesepian

Lanjutkan Cerita 'Ruang Untuk Pulang'

Jawa menjelaskan bahwa Ruang Untuk Pulang dan Landasan Pacu merupakan dua bagian yang saling terhubung dalam satu perjalanan.

Jika lagu pertama berbicara tentang pulang untuk memulihkan diri, maka lagu terbaru menjadi momen untuk kembali terbang dan mengejar apa yang selama ini diimpikan.

Dengan demikian, Landasan Pacu tidak sekadar menjadi rilisan baru bagi NiMBY, tetapi juga meneruskan narasi yang telah mereka bangun melalui karya sebelumnya.

Lewat Landasan Pacu, NiMBY berharap lagu ini dapat menjadi pengingat bagi pendengar untuk tidak takut memulai kembali.

Sekalipun harus berhadapan dengan berbagai tantangan di sepanjang perjalanan, keberanian untuk melangkah menjadi hal penting untuk kembali mendekati apa yang selama ini diimpikan. (Far)

Baca Artikel Asli