Merahputih.com - Jelang bergulirnya ASEAN Championship 2026, sang maestro lapangan tengah, Nguyen Quang Hai, bersiap memimpin kembali armada Vietnam guna mempertahankan takhta tertinggi sepak bola regional.
Langkah gelandang andalan Cong An Han Oi FC ini melegenda sejak membawa Vietnam merengkuh trofi kejuaraan Asia Tenggara pada 2018.
Baca juga:
Rival Timnas Indonesia, Vietnam Perkasa dalam Uji Coba, Gilas Klub Liga Korea Selatan 6-0
Penghargaan Most Valuable Player (MVP) turnamen menyejajarkan namanya dengan para legenda elit kawasan ASEAN.
Nguyen Quang Hai resmi bergabung dalam kelompok eksklusif pemain terbaik regional setelah performa impresif sepanjang turnamen,
tulis AFF dalam keterangannya.
Jejak Emas Sang Maestro Asia Tenggara
Pemain bertubuh mungil ini mengulang sejarah emas kiper legendaris Nguyen Hong Son pada tahun 1998 sebagai penggawa Vietnam peraih gelar MVP.
Catatan usia 21 tahun saat merengkuh gelar individu tersebut hanya mampu disamai oleh bintang Thailand, Chanathip Songkrasin.
Kehadiran sosok kreatif ini terus menjadi poros utama kesuksesan taktik tim nasional Vietnam dari tahun ke tahun.
Rekam jejak karier internasional Nguyen Quang Hai:
-
Debut Timnas Senior: Terjadi pada kualifikasi Piala Asia AFC 2019 melawan Yordania.
-
Gol Internasional Perdana: Dicetak saat membawa Vietnam menang 2-1 atas Kamboja.
-
Prestasi Level Junior: Membawa Vietnam menembus semifinal Piala Asia AFC U-19 2016 dan final Piala Asia AFC U-23 2018.
-
Statistik Piala Asia U-23 2018: Mengoleksi 5 gol, termasuk gol ikonik tendangan bebas di tengah badai salju laga final.
-
Kontribusi Juara AFF 2018: Mencetak gol pembuka kontra Laos, 1 gol dan 1 assist melawan Kamboja, serta gol krusial babak semifinal kontra Filipina.
-
Asis Penentu Juara: Memberikan umpan lambung matang kepada Nguyen Anh Duc pada menit ke-6 laga final leg kedua melawan Malaysia di Hanoi.
-
Pencapaian Piala Asia 2019: Memimpin skuad Vietnam menembus babak perempat final, prestasi terbaik sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.
-
Status Kapten: Memimpin pasukan pelatih Kim Sang Sik merengkuh gelar juara Asia Tenggara ketiga kalinya dua tahun lalu.
Misi Mempertahankan Gelar Edisi Spesial
Kompetisi edisi tahun ini menandai perayaan hari jadi ke-30 sejak peluncuran pertama turnamen pada 1996. Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Skuad Golden Star Warriors menaruh harapan besar pada pundak Quang Hai demi meredam ambisi tim kuat lain seperti Thailand dan Indonesia.
Baca juga:
Beberapa Negara ‘Saling Sikut’ Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tunggu Keputusan Resmi FIFA
Ketajaman visi bermain serta akurasi umpan sang gelandang menjadi senjata utama strategi pelatih Kim Sang Sik.
Publik sepak bola Asia Tenggara kini menanti sejauh mana sihir kaki kiri Quang Hai mampu membawa Vietnam terbang tinggi pada kompetisi akbar antarnegara ASEAN tersebut.