MerahPutih.com - Sejumlah negara ‘saling sikut’ atau berebut menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Hal ini setidaknya seperti disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Lewat pernyataan Erick pula diketahui bahwa FIFA belum memutuskan negara mana akan menghelat edisi pertama turnamen yang diluncurkan usai penandatanganan MoU antara FIFA dengan ASEAN pada KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia., Oktober 2025.
Erick menjelaskan bahwa FIFA tengah disibukkan dengan gelaran Piala Dunia 2026 yang akan berakhir pertengahan bulan ini.
Padahal, jauh sebelumnya, Indonesia santer disebut akan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi 1, yang diikuti delapan tim nasional.
Baca juga:
Alasan Kuat Timnas China Memilih Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 yang Akan Digelar di Indonesia
Adapun Divisi 2 yang akan menampilkan enam tim sebelumnya dilaporkan akan digelar di Hong Kong. FIFA Asean Cup direncanakan digelar September sampai Oktober 2026.
Memang ada beberapa negara yang mengajukan (jadi tuan rumah). Jadi, kita juga berkompetisi dengan beberapa negara,
ungkap Erick, juga menjelaskan bahwa Indonesia sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah.
"Kami masih menunggu kalau memang nanti kita menang jadi tuan rumah, ini luar biasa. Ini adalah event pertama FIFA secara resmi masuk ke regional (Asia Tenggara)," tambahnya.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa salah satu alasan mengapa banyak negara yang berlomba-lomba menjadi tuan rumah karena dana digelontorkan oleh FIFA.
Dalam FIFA Asean Cup ini, mereka (FIFA) juga mengeluarkan dana yang besar karena para tim yang hadir itu nanti hotelnya, pesawat terbang, dan uang juaranya semua dari mereka,
kata Erick.
"Jadi, banyak negara yang berebutan karena dana yang dikeluarkan negara tidak besar."
"Ini sebagai momen bagi FIFA meningkatkan performa negara-negara Asia," ucapnya. (*)