Netflix Gandeng Microsoft untuk Paket Berlangganan Lebih Terjangkau
Sabtu, 16 Juli 2022 -
PLATFORM video streaming Netflix resmi menggandeng Microsoft untuk paket berlangganan yang disertai dengan iklan. Ini dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan pelanggan Netflix yang sempat melambat.
Paket berlangganan itu akan jauh lebih murah dibandingkan paket berlangganan premium tanpa iklan yang saat ini ditawarkan. Mengutip laman Reuters, Kamis (14/7), Netflix mengungkapkan rencana menghadirkan paket berlangganan yang lebih terjangkau sejak April 2022. Kerja sama ini pun membuat saham Netflix naik dua persen menjadi USD 178,06 (sekira Rp 2,6 juta).
Pengumuman tersebut muncul saat layanan Netflix kehilangan pelanggan untuk kali pertamanya dalam satu dekade dan memproyeksikan kerugian yang lebih dalam pada masa depan. Chief Operating Officer Netflix, Greg Peters, mengatakan Netflix memilih Microsoft karena kemampuannya untuk berinovasi, serta perlindungan privasi yang kuat.
"Ini masih sangat awal dan kami memiliki banyak hal yang harus diselesaikan. Tapi tujuan jangka panjang kami jelas. Lebih banyak pilihan bagi konsumen dan pengalaman merek TV premium yang lebih baik daripada linier bagi pengiklan," kata Peters dalam sebuah unggahan di blog.
Baca juga:
Netflix Hadirkan Film Dokumenter Kisah Pembunuhan Paling Terkenal di Kanada
Microsoft diharapkan bergabung dalam kemitraan ini untuk memperkuat penjualan iklan Netflix. Raksasa perangkat lunak itu menghasilkan USD 10 miliar (sekira Rp 150 triliun) dari pendapatan iklan tahun lalu. Mereka menjual iklan di berbagai layanan seperti di mesin pencari Bing dan jejaring sosial yang berfokus pada bisnis, LinkedIn.
Bulan lalu, Microsoft juga menyelesaikan akuisisi platform perikalanan online AT&T Inc dan Xandr Inc, yang memungkinkan pengiklan membeli ruang iklan di ribuan situs dan audiens target. Kemitraan itu juga semakin kuat mengingat posisi Presiden Microsoft Brad Smith yang juga merupakan dewan Netflix sejak 2015.
Baca juga:
Netflix bergabung dengan sejumlah pesaingnya dalam menawarkan layanan yang didukung iklan, termasuk Hulu Walt Disney Co, Peacock NBCUniversal, dan HBO Max Warner Brothers Discovery. Disney juga berencana untuk memperkenalkan versi Disney Plus dengan iklan.
Peneliti Comscore Inc, James Muldrow, mengatakan bahwa layanan yang didukung iklan tersebut melihat tingkat adopsi yang lebih cepat daripada layanan berlangganan, karena inflasi dialami oleh para konsumen.
"Waktunya memang tepat untuk layanan streaming berbasis langganan seperti Netflix untuk mempertimbangkan layanan didukung iklan sehingga tetap meningkatkan pertumbuhan mereka," kata Muldrow. (and)
Baca juga:
Netflix Dapatkan Hak Tayang Film 'The Ice Road' yang Dibintangi Liam Neeson