MerahPutih.com - Anies Baswedan dipastikan tidak maju untuk Pilkada. Partai yang awalnya mendukung menarik dukungannya dan bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mendeklarasikan pasangan Ridwan Kamil-Suswono sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Jakarta.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan, Anies Baswedan tetap berada di hati rakyat meski tidak jadi mengajukan diri dalam Pilkada 2024.
Ia mengatakan bahwa dirinya dan Partai NasDem menghormati keputusan yang diambil oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Ya itu kan prosesnya. Kalau tidak bisa, mau apain? Tapi Anies menurut saya tetap ada di hati rakyat,” kata Hermawi ketika ditemui di Gedung DPP Partai NasDem, Jakarta, Jumat.
Baca juga:
Begini Reaksi Istana Soal Tudingan ‘Mulyono’ di Balik Gagalnya Anies Maju di Pilgub Jabar
Ia menilai Anies masih memiliki potensi dan masa depan yang cerah dalam karier politiknya.
“Pak Anies itu masih sangat muda, masih sangat muda. Beliau masih bisa berpemilu sekian kali lagi dan beliau ternyata orang yang tidak putus asa dan beliau orang yang terus bergerak,” ucapnya.
Hermawi menegaskan, hubungan antara NasDem dengan Anies Baswedan juga dalam keadaan baik-baik saja.
“Anies tetap disayang sama NasDem. Empat hari yang lalu masih makan di sini. Masih oke. Kita sebagai saudara, sebagai kerabat, masih baik-baik saja,” ucapnya.
Baca juga:
Anies Tidak Maju Pilkada Jabar
Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, mengungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah memutuskan untuk tidak maju di Pilkada Jawa Barat, setelah dipinang salah satu partai. Di Jakarta anies tidak mendapatkan dukungan satu partai pun.
“Sehingga, untuk itu Anies menyampaikan terima kasih, tentunya apresiasi, kepada partai yang meminta Anies untuk maju di Jawa Barat, dan dengan berbagai macam pertimbangan tentunya Anies telah menyatakan tidak maju di Jawa Barat,” kata Sahrin.