Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mulai Besok, Kota Bogor Kembali Berlakukan Ganjil Genap

Andika Pratama - Kamis, 22 Juli 2021

MerahPutih.com - Satgas Penanganan COVID-19 Bogor memberlakukan kembali kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan. Kebijakan ini berlangsung mulai Jumat besok hingga Minggu

"Satgas berikhtiar untuk melanjutkan pelaksanaan kebijakan ganjil-genap, pada Jumat hingga Minggu besok, dan hasilnya akan dievaluasi," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keteranganya, Kamis (22/7)

Baca Juga

4.741 Kendaraan Diputar Balik, Pemkot Bogor Lanjutkan Ganjil Genap Hari ini

Menurut dia, dari pelaksanaan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor itu, jika hasilnya cukup efektif mengurangi mobilitas masyarakat maka akan dilanjutkan pada hari kerja selama 24 jam secara bergiliran.

Menurut Tyo, pada pelaksanaan kebijakan ganjil-genap polanya tidak lagi melakukan penyekatan terhadap masyarakat di seluar sektor kritikal dan esensial. Tapi diganti dengan mengatur mobilitas masyarakat.

Misalnya akan berbelanja kebutuhan sehari-hari atau berbelanja obat-obatan, sehingga mengurangi penumpukan massa pada waktu yang sama.

"Polanya diganti, dari melarang diubah menjadi mengatur, agar masyarakat bersabar bergantian untuk belanja kebutuhan sehari-hari termasuk obat-obatan, dan kebutuhan lainnya," kata Tyo.

Pelaksanaan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Kota Bogor (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)
Pelaksanaan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Kota Bogor (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Ia menerangkan, penyekatannya diberlakukan di dalam kota dan di batas kota, secara bergiliran selama 24 jam.

"Lokasi penyekatannya, akan diberitahukan sekitar dua jam sebelum pelaksanaan ganjil-genap diberlakukan," katanya.

Pada pelaksanaan ganjil-genap mendatang, tetap diberlakukan pengecualian bagi kendaraan darurat. Seperti ambulans, kendaraan damkar, kendaraan yang akan tugas, kendaraan sembako, serta kendaraan online.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku dipanggil Presiden Joko Widodo ke untuk menjelaskan mengenai perkembangan penanganan pandemi virus corona.

Bima mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi membicarakan seputar penanganan pandemi COVID-19 di Bogor. Dia menyampaikan laporan terkini serta langkah-langkah yang akan diambil berikutnya, baik dari hulu sampai ke hilir.

Menurut dia, Jokowi menyatakan bahwa langkah penanganan pandemi di Kota Bogor sudah sesuai dengan kehendak pemerintah pusat. Terutama mengenai pemberian bantuan terhadap masyarakat kecil.

Bima juga sempat mengajukan permintaan mengenai kebutuhan tenaga kesehatan, oksigen serta obat-obatan. Permintaan itu diajukan kepada Jokowi agar penanganan pasien COVID-19 di Bogor bisa diberikan lebih optimal.

Bima juga menyampaikan kepada Presiden Jokowi bahwa Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor fokus mengawasi warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Pemantauan dilakukan terus-menerus karena tak sedikit warga meninggal dunia saat isolasi mandiri.

"Saya sampaikan bahwa 85 persen warga isoman yang meninggal dunia itu belum divaksin. Data ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa vaksin itu efektif," tuturnya. (Knu)

Baca Juga

Kasus Masih Melejit di Bogor, Ganjil-Genap Berlaku Setiap Akhir Pekan

Baca Artikel Asli