Merahputih.com - Buang air besar (BAB) berdarah kadang bernanah, sakit perut, hingga diare itu merupakan gejala umum yang ditimbulkan dari crohn disease.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Ri, disebutkan bahwa crohn adalah penyakit radang kronis pada saluran pencernaan yang dapat terjadi mulai dari mulut sampai dengan anus.
Umumnya masalah crohn disease terpusat di usus halus dan usus besar. Gejalanya meliputi sakit perut dan diare, terkadang BAB berdarah, serta penurunan berat badan.
Baca juga:
Penyebab utama penyakit crohn belum dapat diketahui pasti, namun pengaruh lingkungan bersumbangsih besar terhadap risiko kejadian. Selain itu, faktor genetik dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh juga menjadi faktornya.
Risiko mengidap penyakit crohn makin tinggi jika pengidapnya masih berusia muda, pola hidup buruk karena merokok, makan makanan yang kadar lemaknya tinggi, riwayat keturunan, hingga seseorang yang mengonsumsi obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS).
Baca juga:
Laman Healthline melansir, ada beberapa jenis crohn disease. Jenisnya ini disesuaikan dengan lokasi pusat peradangan berada.
Pertama gastroduodenal crohn, jenis ini menyerang lambung dan duodenum yang merupakan bagian pertama dari usus kecil.
Kemudian jejunoileitis, jenis crohn ini menyerang bagian kedua dari usus yang disebut jejunum. Lalu ileitis, crohn ini menyerang ileum yang merupakan bagian terakhir dari usus kecil. Ada pula Ileocolitis, crohn jenis ini memengaruhi ileum dan usus besar. Terakhir kolitis crohn yang menyerang usus besar.
Baca juga:
Selain itu, crohn disease dapat muncul sebagai penyakit perianal, melibatkan fistula (hubungan abnormal antar jaringan), infeksi jaringan dalam, serta luka dan bisul pada kulit luar di sekitar anus.
Jika kondisi crohn ini terjadi, ada dua hal yang bisa dilakukan yakni melalui pemberian obat dan operasi. Dengan obat, pengidap cronh diberikan jenis obat antidiare, obat anti-inflamasi, biologis, imunomodulator.
Sementara operasi, disebutkan bahwa 80 persen orang dengan crohn disease akan memerlukan pembedahan. Jenis operasinya mulai dari strikturplasti, atau reseksi usus. (tka)