Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Meski Genetik, Tinggi Badan juga Dipengaruhi Oleh Asupan Nutrisi

Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 15 Juli 2024

Merahputih.com - Tagar #Korsel tengah ramai di sosial media X beberapa waktu lalu karena warganet ramai berdiskusi soal tinggi badan orang Korea Selatan yang bertambah secara signifikan.

Rupanya, penambahan tinggi badan tersebut memang wajar terjadi di Korea Selatan. Akun X milik dokter Orthopedi @asaibrahim menyampaikan bahwa tinggi orang Korea Selatan dalam 10 dekade mengalami kenaikan hingga 15-20 sentimeter. Sehingga kata dia, para idola K-Pop alias warga Korea Selatan tubuhnya lebih tinggi ketimbang kakek atau orang tuanya sendiri.

Asa menyatakan bahwa yang memicu terjadinya perubahan pada tinggi badan adalah faktor gizi atau nutrisi dan stimulasi. Selain faktor gizi dan stimulasi fisik sejak balita, genetik juga bersumbangsih terhadap tumbuh tinggi badan.

Ketika genetik memainkan peran utamanya sebagai faktor pertumbuhan tinggi badan, lalu disertai dengan perbaikan gizi dan nutrisi, maka pertumbuhan tinggi seseorang akan mencapai titik paling optimalnya.

Baca juga:

Bukan Cuma Basket, Jogging Bisa Menambah Tinggi Badan

"Nutrisi yang optimal ini harus dimulai sejak lahir, balita, dan seterusnya, prosesnya panjang," katanya di X, dikutip Senin (15/7).

Ia mengatakan nutrisi yang baik yakni terpenuhinya protein, karbohidrat, lemak dan vitamin, sehingga bukan hanya kalsium dari susu.

"Jangan lupa nutrisi lain juga sangat berpengaruh. Tiap hari minum susu tiga gelas kalau makan lauknya gak bergizi ya sia-sia," katanya.

Selain itu kata Asa, untuk kebutuhan nutrisi tulang diperlukan vitamin D untuk memenuhi penyerapan kalsium dan utilitasi tulang. Kemudian, jangan lupa untuk merutinkan olahraga untuk meraih tinggi badan ideal, seperti bermain sepak bola, basket, hingga olahraga atletik.

Baca juga:

Asupan Penting Penambah Tinggi Badan Anak

"Kalau sering olahraga, ada stimulasi tulang dan sendi, akan terpacu untuk lebih optimal tingginya. Dan ingat, ada usia maksimal pertumbuhan, laki-laki sekitar 18, wanita 16an," katanya. (tka)

Baca Artikel Asli