Menkeu Purbaya Kejar Penyelundup Beras Impor di Kepulauan Riau
Selasa, 20 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Hasil operasi penindakan penyelundupan komoditas pangan di Karimun menemukan 1.897 ton beras yang diduga akan diselundupkan selama periode Mei hingga November 2025.
Temuan beras yang berasal dari Tanjungpinang, menimbulkan kejanggalan karena wilayah tersebut tidak memiliki lahan sawah. Beras tersebut akan dikirim ke Palembang, sementara Palembang surplus beras 1,1 juta ton.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, bakal mengejar pelaku penyelundupan beras dan komoditas tani lainnya di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
“(Pelaku) tangkap, (beras) dimusnahkan, pemainnya dikejar. Sudah, itu saja,” kata Purbaya saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (19/1).
Baca juga:
Pegawai Pajak Kena OTT, Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu tak Intervensi KPK
Purbaya mengaku, telah menerima laporan dari pegawainya di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Sejauh ini, beras hasil penyelundupan rencananya akan dimusnahkan lantaran termasuk barang ilegal.
Menkeu menyebut sebagian kecil beras akan dijual dan dilelang. Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah terganggunya pasar dalam negeri.
“Nanti kita lihat ya,” katanya.