Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Visual Lainnya Berita Foto

Menanti Pindah: Kisah Warga Bedeng Bantaran Rel Kereta Senen Jelang Relokasi

Didik Setiawan - Senin, 04 Mei 2026

Merahputih.com - Warga yang tinggal di rumah bedeng di bantaran rel kereta api beraktivitas di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Sebagian warga mengaku telah menetap di bantaran rel selama sekitar 40 tahun. Mereka menyambut baik rencana relokasi karena akan dipindahkan ke hunian yang lebih layak. Saat ini, penghuni bantaran rel terdiri dari puluhan kepala keluarga, termasuk anak-anak.

Kondisi permukiman tergolong memprihatinkan. Rumah bedeng dengan atap terpal dan dinding dari papan bekas dinilai berbahaya bagi keselamatan penghuninya. Selain itu, lalu lintas kereta yang padat serta lingkungan yang kumuh dengan sampah berserakan menambah risiko bagi warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Warga kini menantikan kepindahan ke hunian sementara (huntara) yang sedang dipersiapkan pemerintah. Pembangunan huntara tersebut ditargetkan rampung pada 15 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan penataan permukiman kumuh di jalur strategis.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi permukiman warga dan berdialog dengan masyarakat di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (26 Maret 2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden menginstruksikan jajaran terkait untuk mempercepat pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api di kawasan Pasar Senen. (Foto: MP/Didik Setiawan).

Baca Artikel Asli