MerahPutih.com - Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri memberikan pembekalan terhadap ratusan taruna-taruni Akmil di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/7).
Dalam pidatonya, putri Bung Karno itu menjelaskan nilai-nilai luhur serta spirit yang terkandung dalam tiap butir isi Pancasila.
Ia mengatakan, Pancasila sebagai pedoman bernegara tidak lahir begitu saja, perlu perjuangan panjang dan kristalisasi pikiran dan rasa hingga dihasilkan rumusan final seperti sekarang ini.
"Indonesia sungguh bersyukur, melalui Peraturan Presiden No 24 Tahun 2016, Presiden Jokowi telah menetapkan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila," kata Megawati dihadapan taruna-taruni Akmil.
Melanjutkan pidato, Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) itu menjelaskan singkat otentitas Pancasila serta pemahaman luhur di setiap butir-butirnya.
Megawati menjelaskan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang bertuhan. Ketuhanan yang berkebudayaan. Ketuhanan yang berbudi luhur, yaitu tidak ada egoisme agama.
"Contoh sederhana atas implementasinya terlihat dari tradisi halal bihalal yang tidak dimiliki Arab Saudi, sama halnya dengan tradisi Nyepi di Bali, tidak ada di India, semuanya khas Indonesia," katanya. (Fdi)
Baca berita terkait Pancasila lainnya di: Presiden Jokowi Bentuk UKP Pembinaan Ideologi Pancasila