Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Makna Lirik Lagu Terbaru JKT48 'Andai ’Ku Bukan Idola', Ceritakan Dilema Seorang Idola

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026

MerahPutih.com - JKT48 menandai comeback mereka melalui single terbaru berjudul Andai ’Ku Bukan Idola.

Lagu ini mengangkat kisah tentang angan-angan para member seandainya mereka bukan seorang idola, sehingga dapat dengan bebas mengungkapkan perasaan kepada orang yang mereka cintai.

Namun, keinginan tersebut harus terpendam karena adanya tanggung jawab besar kepada para penggemar yang selama ini setia memberikan dukungan.

Baca juga:

Bernadya dan JKT48 Hadirkan 'Percik Kecil', Lagu tentang Cinta yang Kehilangan Cahaya

JKT48 Perkenalkan Lagu Baru 'Romantic Snow' di Perayaan Ulang Tahun ke-14, Simak Lirik Lengkapnya

Lagu 'Double Standard' JKT48 Ungkap Sisi Pahit dalam Percintaan, Simak Lirik Lengkapnya

Single ini menjadi karya terbaru JKT48 yang menghadirkan cerita personal dan dekat dengan realitas kehidupan para member di balik panggung hiburan.

Lirik Andai ’Ku Bukan Idola - JKT48

Suatu hari kusadari sebuah rasa

Besarnya debar yang bergelora di dada

Entah hari ini atau nanti kau ‘kan ada

‘Ku tak sabar mencarimu

Meski mata bertemu

‘Ku hanya dapat tersenyum

Jika orang lain sadar akan hal itu

Dalam sekejap saja skandal ini ‘kan langsung terbuka

Andai ‘ku bukanlah seorang idola

Pasti dapat kuungkapkan rasa suka

Bagaimana kusembunyikan

Sedih yang baru saja kurasakan

Ooh, andai ada sedikit keberanian

Tuk tinggalkan semuanya ‘ku tak mengapa

Dari panggung ‘ku ‘kan melompat

Dan menjadi orang biasa

Saat bernyanyi di sebuah acara musik

Dari balik kamera, untukmu kusandikan

“I love you” lewat sebuah kedipan mata

Dapatkah kau melihatnya?

Dalam kamar milikku

Berharap kau hampiriku

Bisakah kita berjalan saling menggenggam

Tapi paparazzi ‘kan selalu saja mencari celah

‘Ku tak bisa berhenti jadi idola

Kamu juga pasti memahaminya, kan?

Dukungan yang telah kuterima

Tak mungkin ‘ku mengecewakannya

Jika diriku terlahir di waktu yang lain

Aku ingin menjadi seorang gadis

Yang dapat memberi ciuman

Di hadapan seluruh dunia

Hal yang kuimpikan sedari dulu

Hari-hari bernyanyi dan menari

Ingin kurasakan jatuh cinta yang sangatlah membara

Tapi sepertinya Tuhan pun berkata, “Ini belum waktunya”

‘Ku bahagia menjadi idola

Di kelulusan ‘ku ‘kan mengungkapkannya

Tentu hingga saatnya tiba

Diriku tak boleh jatuh cinta

Andai ‘ku bukanlah seorang idola

Pasti dapat kuungkapkan rasa suka

Bagaimana kusembunyikan

Sedih yang baru saja kurasakan

Ooh, andai ada sedikit keberanian

Tuk tinggalkan semuanya ‘ku tak mengapa

Dari panggung ‘ku ‘kan melompat

Dan menjadi orang biasa

(far)

Baca Artikel Asli