MerahPutih.com - Cawapres Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin menegaskan bangsa Indonesia sulit melepaskan ketergantungan impor dari negara lain seperti yang dijanjikan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto jika Ketum Gerindra itu menang Pilpres 2019.
"Kalau kita masih sulit ya (untuk tidak impor), kita kan masih banyak perlu untuk bahan baku yang masih belum kita (punya)," kata Ma'ruf, kepada wartawan di Rumah Situbondo, Menteng Jakarta Pusat, Selasa (6/11).
Menurut Ma'ruf sah-sah saja Indonesia melakukan impor asalkan tidak berlebihan. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menekankan nilai impor ini minimal harus seimbang dengan pendapatan negara dari ekspor.
"Jadi harus seimbang aja, jangan berlebihan kalau yang perlu terus impor gitu aja," imbuh duet pendamping Capres Petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
Makanya, kata Ma'ruf, dalam program Capres Petahana mencanangkan adanya penguatan nilai ekspor khususnya pangan. "Penguatan pangan. Pertaniannya diperkuat, berasnya, kebutuhan pokok lain, jagungnya kalau bisa sampai bisa ekspor," tandas dia. (Fdi)