Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Luhut Harap Jalan Bawah Tanah Rampung Sebelum Konferensi IMF

Noer Ardiansjah - Jumat, 25 Agustus 2017

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengharapkan pembangunan jalan bawah tanah (underpass) di persimpangan patung I Gusti Ngurah Rai, di Tuban, Bali, rampung sebelum kegiatan konferensi International Monetary Fund (IMF) Oktober 2018.

"Dalam rapat koordinasi dengan instansi terkait sudah ada titik terang dalam mengatasi kemacetan di patung Ngurah Rai atau di persimpangan menuju Bandara Ngurah Rai dengan membangun jalan bawah tanah," kata Luhut Pandjaitan di Bali, Kamis (25/8) sore.

Menurut Luhut, berdasarkan pantauan di lapangan, jalan di persimpangan menuju Bandara Ngurah Rai dalam waktu tertentu mengalami kemacetan. Karena itu, untuk memperlancar lalu lintas dan kesiapan Konferensi IMF pada Oktober 2018, jalan tersebut diharapkan sudah rampung.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab Badung) sudah menyiapkan anggaran untuk pendanaan pembebasan lahan di kawasan tersebut. Begitu juga pemerintah pusat juga sudah siap mendanai pembangunan proyek itu," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry mengatakan untuk mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan patung Ngurah Rai atau menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai harus dibangun jalan bawah tanah.

"Jalan keluar mengatasi kemacetan di kawasan tersebut adalah dengan membangun jalan underpass atau jalan bawah tanah," katanya.

Menurut Sugawa Korry, untuk mengatasi kemacetan di simpang patung Ngurah Rai-Jalan tol Bali Mandara telah diprogramkan pembangunan underpass dengan anggaran tahun 2017 sebesar Rp 49,67 miliar dan tahun 2018 sebesar Rp 160 miliar, jadi total sebesar Rp 209,7 miliar dari Kementerian PUPR.

"Kendala yang masih dihadapi, terkait pembebasan lahan yang anggarannya diharapkan dari Pemerintah Kabupaten Badung dan pemprov atau pemerintah pusat. Termasuk pembebasan lahan taman hutan rakyat (Tahura)," katanya. (*)

Sumber: ANTARA

Baca Artikel Asli