Lampu PJU Banyak yang Mati, Ini Tanggapan Dishub Tangerang
Rabu, 10 Januari 2018 -
MerahPutih.com - Aparat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Banten, mengakui banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam sehingga mengganggu pengendara pada malam hari.
"Petugas kami jumlahnya terbatas hanya 20 orang dan kewenangan untuk perbaikan PJU tersebar pada 29 kecamatan," kata Kepala Dishub Pemkab Tangerang Bambang Mardi Sentosa seperti dikutip Antara di Tangerang, Selasa (9/1).
Bambang mengatakan, pihaknya banyak mendapatkan laporan warga dan dari sosial media bahwa lampu PJU padam akibat terkena lembaran batu. Bahkan ada juga laporan lampu tersebut padam karena arus pendek listrik, maka tiba-tiba bohlam menjadi hitam.
Pihaknya berupaya untuk memperbaiki tapi akibat keterbatasan petugas dan armada yang tersedia menyebabkan perbaikan menjadi kendala.
Untuk perbaikan lampu yang tinggi tentu tidak dapat dilakukan dengan cara manual, melainkan mengunakan kendaraan khusus yang sudah dirancang sedangkan jumlah armada itu terbatas.
Dishub Pemkab Tangerang menanggani sekitar 25.000 titik PJU yang tersebar pada 29 kecamatan, namun yang banyak padam berada di kawasan pesisir.
Menurut dia, biasanya untuk perbaikan lampu atas laporan camat maupun kepala desa sehingga ditindaklanjuti dengan cara menurunkan petugas ke lapangan. Namun, belakangan ini laporan kerusakan lampu itu tidak dilaporkan oleh kepala desa.
Pihaknya berharap agar warga dapat melaporkan kerusakan lampu itu dengan merinci lokasi agar dapat diinventarisir jumlah yang perlu diperbaiki segera.
Dia mengharapkan lampu yang rusak segera diperbaiki agar pengendara pada malam hari merasa nyaman dan aman dalam perjalanan.
"Jika lampu padam, dikhawatirkan tindak kriminalitas bertambah dan mengurangi kecelakaan lalu lintas," katanya. (*)