Menengok Raihan Emas Indonesia Asian Games 1962

Selasa, 28 Agustus 2018 - Zaimul Haq Elfan Habib

KONTINGEN Merah Putih berhasil menyodok Iran di posisi 4 klasemen sementara Asian Games 2018.

Dari Raihan sementara 24 emas (28/8), para atlet Indonesia telah melampaui target.

Sebelumnya Indonesia menargetkan kepada para atlet untuk mengamankan minimal 16 medali emas. Baru berlangsung 10 hari sejak pembukaan Asian Games, atlet Indonesia sudah menyumbangkan 24 medali emas.

Table Asian Games 2018. (Foto/sportskeeda.com)
Table Asian Games 2018. (Foto/sportskeeda.com)

Hari baik bagi Indonesia sejatinya datang pada Senin 27 Agustus. Sebanyak 10 medali emas diraih dalam waktu kurang 24 jam.

Dari sepuluh medali tersebut, 8 di antaranya disumbangkan cabang olahraga (cabor) Pencak Silat yang baru pertama kali dilombakan di dalam agenda Asian Games. Sedangkan dua sisanya, dipersembahkan cabang Panjat Tebing nomor women and men's speed relay.

Selain mencapai target, kumpulan 24 medali emas juga berhasil memecahkan rekor pencapaian tertinggi Indonesia di Asian Games 1962. Kala itu, Indonesia berjaya di posisi dua dengan raihan 51 medali dengan rincian 11 emas, 12 perak, dan 28 perunggu.

Cabor Baru Jadi Primadona Indonesia

Pesilat Indonesia Komang Harik Adi Putra (kiri) melepaskan tendangan ke arah pesilat Malaysia Mohd Al Jufferi Jamari (kanan) di final Kelas E Putra Asian Games 2018 (ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Prian)
Pesilat Indonesia Komang Harik Adi Putra (kiri) melepaskan tendangan ke arah pesilat Malaysia Mohd Al Jufferi Jamari (kanan) di final Kelas E Putra Asian Games 2018 (ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Prian)

Komite Olimpiade Asia (OCA) selaku panitia acara memasukkan cabor Pencak Silat ke dalam Asian Games 2018 berkat bujukan Indonesia. Pencak silat sendiri merupakan olahraga asli Bumi Pertiwi.

Meski begitu, awalnya pemerintah sempat ragu. Buktinya, Puspa Arumsari dan kawan-kawan hanya ditargetkan meraih lima medali emas dari 16 nomor yang dipertandingkan. Tapi keraguan itu dibungkam.

Akibat raihan yang di luar dugaan, cabang silat pun menjadi penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia di Asian Games 2018 yang di selenggrakan di Jakrta dan Palembang.

Kejadian ini seperi sejalan dengan sejarah Asian Games 1962 yang juga diselenggarakan di Jakarta. Kala itu, cabor bulu tangkis baru dimasukkan ke dalam agenda Asian Games dan Indonesia hampir memborong semua medali dicabor tersebut.

Tan Joe Hok pebulu tangkis Indonesia di Asian Games 1962. (Foto/Arsip Indonesia)
Tan Joe Hok pebulu tangkis Indonesia di Asian Games 1962. (Foto/Arsip Indonesia)

Pada ajang pertama kali Asian Games cabang bulu tangkis itu, Tim Indonesia mendominasi dengan raihan 11 medali di antaranya 5 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu dari enam nomor pertandingan. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan