Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Viral! Perusahaan Ini Ganjar Hukuman Merangkak di Jalan Raya Pada Karyawannya

Raden Yusuf Nayamenggala - Senin, 21 Januari 2019

REWARD dan punishment merupakan hal lumrah bagi mekanisme penilaian. Baru-baru ini, ada video viral tentang punishment atau hukuman dari salah satu perusahaan kepada karyawannya. Hukuman itu dianggap tak wajar dan enggak manusiawi.

Hukuman tersebut dijatuhkan perusahaan kepada karyawan yang dianggap tak memenuhi target pekerjaan. Seperti dilansir Odditycentral, berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Enam Karyawan Dihukum Merangkak di Jalan

Hukuman merangkak yang tak wajar (Foto: screenshot youtube dw news)

Sebuah perusahaan di Provinsi Shandong, Tiongkok, mendapat sebuah kecaman lantaran memaksa enam karyawan mereka merangkak di jalan dengan tangan dan kaki. Hal itu sebagai hukuman lantaran tak memenuhi target penjualan.


2. Direkam Warga dan Menjadi Viral

Hukuman merangkak pada karyawan jadi viral di dunia maya (foto: screenshot youtube dw news)

Hukuman yang memalukan tersebut dilaporkan terjadi di Kota Zaozhuang pada 14 Januari 2019. Warga yang kebetulan melintas di jalan itu merekam kejadian tersebut.

Pada video itu, terlihat 6 orang merangkak di jalan raya padat lalu lintas. Di depan mereka, berjalan seorang pria yang membawa bendera putih yang bertuliskan nama perusahaan mereka.

Para karyawan tersebut merangkak tanpa peralatan keamanan, hanya pakaian kantor mereka. Para karyawan yang dihukum tampak berjuang mengikuti pembawa bendera. Namun, entah bagaimana mereka tetap kuat untuk terus merangkak. Hal itu diduga terdorong oleh rasa takut kehilangan pekerjaan mereka.

3. Aksi Tersebut Dihentikan oleh Polisi

Saat para karyawan tampak kelelahan merangkak di jalan raya, polisi akhirnya tiba di tempat kejadian. Kabarnya, berdasarkan laporan dari para warga yang melihat kejadian itu, polisi lalu mengakhiri hukuman kejam perusahaan tersebut.

Sebuah media Tiongkok melaporkan, perusahaan yang bertanggung jawab atas pemberian hukuman tersebut kini mengalami penangguhan operasional. Bahkan perusahaan itu juga menjalani penyelidikan.

Perusahaan itu kabarnya bergerak di bidang produk kecantikan. Atas aksi hukuman di video itu, perusahaan menuai banyak kritik dari warganet. Namun, salah seorang manajer perusahaan tersebut mengklaim mereka hanya berusaha memotivasi karyawan yang berkinerja buruk karena gagal memenuhi target penjualan akhir tahun mereka. (Ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Viral! Apartemen Lebih Kecil dari Lahan Parkir Satu Mobil, Dijual Seharga Rp5,1 Miliar

Baca Artikel Asli