KSAD Minta Purnawirawan Tak Pengaruhi Prajurit Aktif Dukung Calon di Pemilu 2024

Rabu, 06 September 2023 - Zulfikar Sy

MerahPutih.com - Pemilu 2024 makin dekat. Aparat negara pun diingatkan untuk tetap netral.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengingatkan prajurit TNI untuk tidak memihak kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden maupun calon anggota legislatif pada Pemilu 2024.

"Saya sudah sampaikan kepada seluruh jajaran, persiapan dalam rangka Pemilu 2024, kepada kodam, kodim, koramil, pegang teguh netralitas," ungkap Dudung Abdurachman dikutip di Jakarta, Rabu (6/9).

Baca Juga:

Pemilu di Papua Tidak Lagi Gunakan Sistem Noken

Dudung meminta agar prajurit TNI AD harus tegak lurus terhadap arahan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Presiden Joko Widodo. Prajurit dan ASN TNI harus bersikap netral dalam Pemilu 2024.

"Saya tegak lurus, loyalitas saya kepada Panglima TNI, kepada Presiden, ya, kita harus netral," ujar mantan Pangdam Jaya ini.

Jenderal bintang empat ini juga meminta para purnawirawan TNI untuk tidak memengaruhi para juniornya yang masih aktif sebagai prajurit dalam mendukung salah satu calon.

"Saya lihat ada purnawirawan dukung-mendukung, silakan, itu (mereka) secara pribadi. Tetapi jangan coba-coba mengganggu prajurit aktif sehingga memengaruhi mereka mendukung salah satu calon," tuturnya.

Baca Juga:

Bawaslu Daerah Diminta Waspadai Celah Terjadinya Pelanggaran Pemilu 2024

Dudung menegaskan, netralitas TNI merupakan harga mati yang tak bisa ditawar-tawar.

TNI AD berkomitmen tidak akan terlibat dalam politik praktis, baik secara institusi, personal, maupun dalam penggunaan sarana dan prasarana milik TNI AD.

"Jangan sampai ada yang coba-coba memihak salah satu calon," sambungnya. (Knu)

Baca Juga:

Bawaslu Prediksi Puncak Hoaks Pemilu 2024 akan Terjadi di Februari 2024

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan