Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kronologi Pesawat Lion Air Putar Balik dari Ketinggian 3 Ribu Kaki

Zulfikar Sy - Kamis, 27 Oktober 2022

MerahPutih.com - Pesawat Lion Air JT-330 dengan rute penerbangan Jakarta-Palembang sempat mengalami gangguan mesin usai lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (26/10) sore.

Akibatnya, pesawat Lion Air tersebut memutuskan putar balik ke Bandara Soetta usai 39 menit di udara.

Pesawat Lion Air tersebut berangkat pada pukul 19.20 WIB dan sedianya mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II pukul 20.20 WIB.

Pesawat Lion Air itu mengangkut 6 kru dan 169 penumpang.

Baca Juga:

Mesin Kiri Terbakar, Pesawat Lion Air Putar Balik ke Bandara Soetta

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menyebut, pada ketinggian jelajah 3 ribu kaki, pilot merasakan kinerja pada salah satu komponen mesin pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya.

"Dan menunjukkan perlu segera dilakukan pengecekan," jelas Danang yang dikutip, Kamis (27/10).

Danang mengatakan, pesawat telah melewati pengecekan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LKK itu juga dinyatakan layak terbang dan aman dioperasikan berdasarkan pengecekan awal.

Dalam memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal (return to base) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Pesawat mendarat secara normal dan aman.

Baca Juga:

Lion Air Akui Penumpang Gaduh di Turkish Airlines Karyawannya

Setelah pesawat berhenti dan parkir pada landas parkir (apron), seluruh penumpang diarahkan untuk menuju ruang tunggu (boarding gate) guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

"Proses penumpang keluar dari pesawat (disembark) dilakukan secara normal," ucapnya.

Menurut Danang, penerbangan pesawat itu telah dipersiapkan secara tepat.

Atas kejadian ini, Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul.

Berikutnya, kata Danang, teknisi dan pilot mengecek lebih lanjut pesawat melalui tahapan kerja yang dijalankan menurut daftar kerja (check list). Proses ini membutuhkan waktu. (Knu)

Baca Juga:

Petinggi ACT Diduga Selewengkan Dana Ahli Waris Kecelakaan Lion Air Rp 34 Miliar

Baca Artikel Asli