Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

KPK Sebut Korupsi CSRT Bisa Timbulkan Bencana Alam

Angga Yudha Pratama - Senin, 25 Januari 2021

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT), Senin (25/1).

Tersangka baru kasus korupsi di Badan Informasi dan Geospasial (BIG) bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) itu yakni Komisaris Utama PT Ametis Indogeo Prakarsa (AIP) Lissa Rukmi Utari.

Baca Juga

KPK Sebut Edhy Prabowo Pakai Duit Suap untuk Beli Mobil dan Sewa Apartemen

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan sejatinya pengadaan citra satelit sangat penting untuk kepentingan tata ruang dan lingkungan di Indonesia.

"Foto citra satelit resolusi tinggi bisa menjadi dasar untuk penerbitan izin dan penegakan hukum terkait dengan pelanggaran tata ruang wilayah," kata Alex, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/1).

Seharusnya, pengadaan citra satelit dilakukan dengan penuh integritas dan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Salah satu dampak pelanggaran tata ruang wilayah adalah bencana alam seperti yang saat ini terjadi di mana-mana," ujarnya.

Gedung Baru KPK
Gedung Merah Putih KPK (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Alex mengatakan, lahan yang seharusnya menjadi tangkapan, malah rusak akibat pertambangan dan permukiman.

"Foto citra satelit yang beresolusi tinggi bisa digunakan sebagai dasar perencanaan tata ruang wilayah, termasuk pertambangan dan permukiman bisa lebih mempertimbangkan kondisi lingkungan sehingga meminimalisir bencana alam," tutup dia.

Baca Juga

Sakti Wahyu Trenggono Jadi Menteri KP, Begini Tanggapan Edhy Prabowo

Untuk diketahui, pada Rabu (21/1), KPK telah lebih dulu menetapkan Kepala BIG tahun 2014-2016 Priyadi Kardono dan Kapusfatekgan pada LAPAN tahun 2013-2015 Muchamad Muchlis sebagai tersangka. Ketiganya diduga KPK sudah bikin rugi keuangan negara sekitar Rp179,1 miliar atas pengadaan CSRT ini. (Pon)

Baca Artikel Asli