Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

KPK Periksa Eks Menteri BUMN Rini Soemarno terkait Dugaan Korupsi Jual Beli Gas PGN

Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait perjanjian jual beli gas di lingkungan PT PGN tahun 2017-2021 dengan PT IAE.

Saat mengusut kasus tersebut, tim penyidik KPK memanggil Eks Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih terhadap RMS, Menteri BUMN periode 27 Oktober 2014 sampai 20 Oktober 2019," kata Jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (6/2).

Baca juga:

KPK semakin Sering Tangkap Pegawai Pajak serta Bea dan Cukai, DPR Ingatkan Pencegahan Harus Dilakukan

Budi menjelaskan, Rini tiba di markas KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Pukul 13.14 WIB. Namun, belum membeberkan materi pemeriksaan terhadap Rini Soemarno.

"Saat ini pemeriksaan masih berlangsung," ujarnya.

Selain Rini, KPK juga menjadwalkan pemanggilan terhadap 3 saksi lainnya, yakni Sentot Harijady Bratjanto Tri Putri selaku Mantan Direktur Gas Bumi Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tahun 2020-2022; Tutuka Ariadji selaku Dosen ITB (Mantan Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM tahun 2020-2024); dan Wiko Migantoro selaku Direktur Utama Pertamina Gas, Agustus 2018 sampai dengan Maret 2022.

Baca juga:

KPK Sita Pabrik dan Pipa 7,6 KM PT BIG di Cilegon Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN

Pada kasus ini, KPK sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini.

Keempat tersangka tersebut adalah Komisaris PT IAE pada tahun 2006-2023 Iswan Ibrahim; Direktur Komersial PT PGN periode 2016-2019 Danny Praditya; Mantan Dirut PT PGN Hendi Prio Santoso; dan Komisaris Utama PT IAE Arso Sadewo. (Pon)

Baca Artikel Asli