MerahPutih.com - Perang sarung di bulan Ramadan yang melibatkan anak-anak harus dihindari. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengajak anak-anak untuk mengisi waktu dengan kegiatan Ramadan agar tidak ada yang terlibat dalam kegiatan perang sarung.
"KPAI mendorong prinsip-prinsip partisipasi anak menjadi paling utama dalam mengajak anak ikut beribadah selama Ramadan. Seperti banyaknya lembaga pendidikan yang saat ini menggelar tarhib Ramadan, seperti pawai bersama mengampanyekan ajakan puasa, kegiatan kelompok dalam mengenal Ramadhan, kerja sosial bersama di tempat-tempat membutuhkan, yang semuanya melibatkan, dikenalkan, diisi aktif oleh anak-anak," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat dihubungi di Jakarta, Senin (18/3) seperti dilansir Antara.
Baca juga:
Jasra juga menuturkan waktu yang dihabiskan anak-anak di sekolah lebih sedikit selama ramadan sehingga pantauan orang tua dan guru berkurang. Anak-anak pun jadi lebih sering berkumpul dengan teman sebaya dan melakukan kegiatan tidak terpuji, contohnya tawuran dengan menggunakan sarung sebagai senjata.
"Setiap masuk Ramadan kita dihantui banyaknya anak-anak yang tawuran sarung," katanya.
Ia juga menanggapi kejadian perang sarung di Bekasi, Jawa Barat dan Malang, Jawa Timur, yang menelan korban jiwa. Hal ini dikarenakan sarung diisi besi dan parang.
"Sarung yang harusnya jadi alat ibadah shalat, namun di tangan anak-anak, berubah. Dengan berbagai selepetan yang bisa membahayakan," katanya.
Baca juga:
Bersiap Perang Sarung di Gading Solo, 14 Pemuda Diamankan Polresta Surakarta
Menurut KPAI, perlu adanya peran masjid dan lingkungan sekitar untuk mencegah anak-anak terlibat dalam perang sarung.
"KPAI berharap ada program yang dibangun di setiap masjid, mushala, lingkungan yang mengimbau dan mengajak anak-anak mengurangi tawuran. Selain itu, penting ada informasi yang digerakkan melalui Kementerian Agama, Kemendikbudristek, agar materi ceramah dibuat semacam panduan yang wajib dibacakan. Agar menjadi gerakan bersama mengurangi tawuran," kata Jasra Putra. (ikh)
Baca juga:
Polda Jateng Tindak Tegas Pelaku Perang Sarung Selama Ramadan